blog kolaborasi Malaysia Indonesia Kamis, 13 Desember 07
Posted by kamal87 in indonesian development, opini.Tags: ambalat, batik, blog, blogger, caci maki, enda, enda nasution, Indonesia, life, ligitan, malam, malaysia, malingsia, mencerca, nasionalis, nasionalisme, nasution, opini, pencuri, pendapat, ponorogo, pulau, reog, sctv, sipadan, sumpah serapah, topik, vs
trackback
semalam saya nonton acara topik malam nya SCTV. Kebetulan waktu itu sedang membahas tentang pasang surut hubungan diplomatis Indonesia dan Malaysia. Dan acara tersebut juga secara khusus menyoroti banyaknya blog-blog atau situs-situs yang dibuat khusus untuk saling mencemooh bangsa lain.
- ihateindon.blogspot.com
- malingsia.com
Sebenarnya kalau dari saya pribadi sudah tidak ingin lagi membahas tentang ribut-ribut Indonesia vs Malaysia diblog saya. kenapa? karena dengan begitu saya jadi termasuk orang yang terbawa arus yang cuma bisa mengeluarkan opini mentah tanpa solusi konkrit untuk menyelesaikan masalah ini. NAMUN, ada satu hal yang sangat menarik dari sedikit potongan diskusi pada acara topik malam tersebut. yaitu tentang blog kolaborasi Indonesia Malaysia.
Kebetulan yang diundang pada acara tersebut untuk menjadi narasumber adalah om enda nasution sang presiden blogger Indonesia. Awalnya diskusi tersebut juga saya rasa biasa-biasa saja. Hanya mengupas lebih dalam tentang konflik ini. Awalnya saya juga tak terlalu berniat untuk memperhatikan dengan seksama acara tersebut (berhubung lagi ngerjain tugas juga dan besoknya ada ujian). Tapi ketika sang pembawa acara menanyakan pada om enda seperti ini “adakah SOLUSI KONKRIT yang bisa dilakukan para blogger untuk menyelesaikan masalah ini?” Dan saya cukup amaze dengan jawaban dari om enda. Beliau bilang “saya sedang mengusahakan supaya nanti akan ada blog atau situs kolaborasi antara para blogger malaysia dan Indonesia yang isinya tentang bagaimana memajukan kedua negara, mengeratkan hubungan kedua negara dll Saya sudah menghubungi beberapa teman blogger saya dari malaysia untuk membuat blog kolaborasi tersebut”
Sampai dititik itu, baru saya semangat dan serius nontonnya. Ini baru keren. Solusi yang sangat konkrit. Postitif buat kedua negara. Tentunya kalau blog tersebut nanti benar-benar muncul dan bisa meluas. Maka pasti banyak imbas positif buat kita semua, buat warga Indonesia, buat warga malaysia, pokoknya buat kita semua deh… harapannya blog ini nanti gaungnya bisa melebihi blog-blog murahan yang dibuat oleh orang pengecut yang tidak bertanggung jawab setelah mencoba mengadu domba dua negara tetangga ini.
buat mas enda, AYO segera direalisasikan mas ide bagusnya itu. Saya yakin pasti banyak yang nge-support. betul gak? apakah Anda semua termasuk orang yang men-support hal tersebut, atau malah justru tidak setuju dan lebih suka hubungan kita dengan malaysia terus memanas?
baca tulisan terkait disini:



[...] SOLUSI KONKRET: Blog Kolaborasi Indonesia Malaysia [...]
pertamax….!!!
halah, itu kok si trekbek nge link ke blog sendiri sih…?? hehehe…
gw setuju deh mal kalo sampe kejadian itu blog…jadi penasaran entar gimana para blogger dari dua negara bakal ngisi itu blog…
setuju mal!
setuju buat om enda juga..
smoga aja masalah ini gak berlarut-larut..
karena masih banyak lagi hal lainnya yang butuh perhatian juga..
kalo ada blog kolaborasi pake bhs apa yah..inggris kayaknya engak, indonesia ntar dia yg ngak mau, melayu..ternyata banyak sekali perbendaharaan kata yg berarti beda….pake dua bhs kali yah…tapi diluar itu semua… kenapa ngak dicoba ngebuat site or blog yg mensupport negara laen ato si malay. trus liat respondnya kalo ngak berubah ato tambah parah ya, serang lagi…heheh
@sidicx dan leni: bagus2, pada setuju. bantuin sebarin donk ide keren ini ke publik
@arham: iya juga??? entar tu blog diisi pake bahasa apa?????
Setuju tuh.. aduh hari gini masih “gadoh-gadoh” sama sama anak adam.. Kayaknya dua negara sempat kurang komunikasi gak seperti zaman TVRI dulu ada acara “titian muhibah” kolaborasi artist M’si dan Indo..
Walau katanya satu rumpun kayaknya Indo ama M’sia banyak bedanya makanya ribut.. dari pandangan tentang budaya lokal, pandangan tentang identitas negara dan bangsa, pandangan menghormati asal budaya kayaknya kita banyak yang beda.. Makanya butuh dibicarain lanjut kan..
@ben_haryoyuda: emang ada ya acara kek bgitu dulu di TVRI
Masalah ini jangan dibesar2kan,cukup dengan pengamatan,krn kacamata pembuat berita dan yang mendengar sudah sangat berbeda dari latar belakang yang sangat berbeda.Jadi ya malah gak ketemu dan malah ikut2an urakan di kedua belah pihak.saran saya,cobalah untuk mengerti kedua belah pihak,masing2 negara sudah berumur lebih dari umur anda2 tentunya anda2 harus menghargai kedua masayarakat yang hidup dinegara yang exis lebih dari umur anda,sayanglah kalau gara2 begini jadi retak hubungan bernegara.saya yakin kalau sebagian besar anda2 tidak berhubungan dengan negara2 ini,tapi yang sedang berhubungan baik busines ,travelling,pekerja,saudara,perkawinan ,planning bilateral negara ,asean,dll.sangat disayangkan saja.kalau ada gangguan dari cara berpikir kita itu berarti kemunduran berpikir namanya,bagi kedua negara..cobalah untuk menjadi warga dunia yang baik krn kita bukan saja warganegara Indonesia atau warganegara malaysia tapi kita seharusnya berperan dalam menciptakan perdamaian diseluruh dunia apalagi tetangga.tks
@ida: btul, maslah ini memang tida seyogyanya dibesar-besarkan. entar malah tambah gde apinya
ngapain masih ribut2???
itu sudah terbukti kalo malay tuh maling……
org malay tuh bodoh2… bego2
ga tau apa2……
ngapain masih ribut2???
malay tuh maju karena rakyat chinese nya aja…..
mana ada apa2 tuh malay……
ga ada budaya…..
makanya curi budaya kita……
kalo malay masi mao macam2………
indo akan ancam laporin ke PBB ( perserikatan bangsa-bangsa )
kalo ada yg mao musuhan….. langung di boom ntar…..
gt aja…..
jadi ga usa gado2 lagi……..
wahai saudaraku,berkacalah bila berbicara,satu jari menunjuk kejelekan orang,empat jari menunjuk kejelekan diri sendiri.diam lebih pintar dari bersura seperti tong kosong.
biarkan mereka memberikan pendapatnya, dengan begitu mereka mempunyai kesadaran dan kebanggaan atas negaranya. karena selama ini kita banyak melihat kurangnya rasa patriot yang tumbuh di generasi – generasi muda.