jump to navigation

pornografi di Indonesia, siap2 diberantas!! Rabu, 19 Maret 08

Posted by kamal87 in blognews, ilmu2 IT, indonesian IT development, indonesian development, islam, kampus, opini, taushiyah, web dan internet.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

Akhir-akhir ini saya semakin muak melihat judul-judul tulisan yang nongkrong di jajaran 100 top-post nya id.wordpress.com. Saya banyak meliHat judul-judul seperti ini:

  • foto telanjang sandra dewi bugil (yang ini peringkat pertama, Astaghfirullah…)
  • Apa benar sandra dewi bugil ????
  • Apa benar sandra dewi bugil ???? « Bali Is My Life
  • foto sandra dewi bugil « Foto Bugil Artis Cantik Indonesia

(linknya sengaja tidak dimasukkan, entar malah nambah traffic mereka lagi) dst. Itu yang masuk di top-post, belom lagi blog-blog kecil sampah tak berguna yang jumlahnya jauh lebih banyak lagi yang ikut mempublikasikan konten-konten kotor tersebut.

Dan Alhamdulillah sekarang pemerintah sudah mulai bergerak konkrit memberantas konten pornografi yang jumlahnya sudah membludak di Indonesia. Seperti kita semua tahu, di Indonesia tidak ada satupun mekanisme pembatasan konten yang membuat netter-netter Indonesia dapat dengan mudah mengakses situs2 porno tersebut, dan juga membuat mayoritas akses internet diwarnet-warnet itu mengarah pada situs porno. Pemerintah dalam hal ini departemen komunikasi dan informasi akan mulai serius dalam menangkal konten-konten negatif yang berseliwera dijagad web Indonesia, berikut cuplikan berita nya:

Kabar gembira untuk keluarga Indonesia. Pemerintah dalam hal ini
Depkominfo sedang menyiapkan perangkat hokum dan software untuk
menangkap akses porno di internet

ImageHidayatullah. com–Departemen Komunikasi dan Informasi
(Depkominfo) menyiapkan aturan dan piranti lunak (software) untuk
menangkal akses ke berbagai situs internet yang dinilai berdampak
negatif bagi perkembangan psikologis masyarakat.

“Internet tidak hanya berdampak positif untuk dijadikan bahan menambah
pengetahuan, tetapi di sisi lain dampak negatif dan anti-produktif
ketika pengguna memanfaatkan internet untuk mengunduh (download) situs
yang tidak bermanfaat,” kata Menkominfo Muhammad Nuh, di sela Rapat
Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin
(17/3) kemarin.

Menurut Nuh, tiga hal yang disiapkan Depkominfo untuk meminimalisasi
masyarakat untuk akses konten internet yang tidak layak, pertama,
level grass root (akar rumput), meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran
tentang self censoring ataupun self filtering, yaitu kemampuan mandiri
dalam memilah situs yang baik dan layak.

“Cara ini mensyaratkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat harus
terus dilakukan, di samping harus disiapkan secara cuma-cuma atau
gratis men-down load software di website Depkominfo,” kata Nuh.

Kedua, pada level jaringan terbatas (limited network), seperti
struktur jaringan teknologi informasi di lingkungan kampus, lembaga
pendidikan, departemen. “Struktur jaringan pemanfaatan atau penggunaan
internetnya dapat diawasi dan dibloking situs-situs negatif,” katanya.

Ketiga, di tingkat tertinggi, pemerintah akan bekerja sama dengan
perusahaan penyelenggara jasa internet (ISP) untuk memblok trafik
terhadap situs-situs negatif.

“Pemblokiran ini bukan pada konten, karena ini akan lebih sulit tetapi
dilakukan pemblokiran pada semua situs yang ditengarai bermuatan
negatif,” ujarnya.

Menurutnya, pemblokiran ini bukan upaya menghambat masyarakat di dalam
mengakses berbagai informasi, tetapi lebih pada upaya menghambat
masyarakat dari pengaruh negatif. “Beberapa negara juga melakukan hal
yang sama memblok situs negatif agar tidak bisa diakses,” kata mantan
Rektor ITS ini.

Ia mencontohkan di China router di backbone nasional dapat memblok
situs-situs yang berbahaya baik untuk ideologi negara maupun
pornografi.

“Bukan hanya itu, di negara tirai bambu itu, situs pencarian semacam
Google. MSN Spacenya Microsoft di-bloking untuk self censorship situs
tersebut,” kata Nuh. [ant/www.hidayatull ah.com]

http://hidayatullah .com/index. php?option= com_content& task=view& id=6548&Itemid= 65

Intinya adalah depkominfo yang saat ini dipimpin oleh pak M. Nuh mantan rektor ITS berencana akan membuat regulasi yang ketat untuk memberantas konten-konten negatif yang ada di internet Indonesia. Saya sangat bersemangat mendengar berita ini, dan semangat saya menjadi bertambah besar melihat komentar rekan-rekan saya dimilis MIFTA mengenai rencana pemerintah ini. Berikut beberapa komentarnya

Agus Nizami (Ketua MIFTA) 

> Alhamdulillah.
> Dan pemblokiran pada situs menurut saya akan membuat pengelola situs untuk
> berhati-hati agar situsnya tidak dimanfaatkan untuk menyebarluaskan
> pornografi atau hal negatif lainnya.
>
> Wassalam

——–

Bayu Widyasanyata

pemerintah sudah menyelesaikan satu langkah..di level strategis.
nah sekarang di level teknisnya, mudah2an MIFTA bisa berkontribusi disini.

apa itu?
“URL Blacklist” — baik internasional maupun LOKAL.
nah lokal ini yg menurut saya juga tak kalah beratnya untuk dilengkapi.

contoh s/w komersialnya, misal urlblacklist. com, yg sdh compatible dng
squid atau dansguardian.

nah untuk lokal, nanti MIFTA bisa buat site yg bisa dikerjakan bersama
berisi URLBlacklist “made in Indonesia” yang berisi URL-URL porno
buatan Indonesia.
misal, apa ada di “cerita seru” di URLBlacklist. com ? ;-)
*saya belum sempat coba.. mudah2an bisa nanti malam dansguardian - di
lab saya :)

nanti ada submitternya, dan juga verifiernya.
nanti bisa juga kerjasama dng project “Jangan Bugil Di Depan Kamera”,
mungkin mereka punya listnya juga. atau project senada yg lain…

saya yakin, database lokal Indonesia ini pasti diminati para ISP.
Insya Allah…

ada yg berminat memulai?

——

Hendra 

> Sekedar masukan, selain melakukan “black campaign” terhadap
> situs2 porno dkk tsb, kita juga perlu melakukan “soft
> campaign” atau “hard campaign” terhadap keberadaan situs2
> yang bercontent positif. Situs2 yg baik tersebut hrs
> disosialisasikan ke masyarakat (sekolah, kampus, kantor,
> warnet, dll). Artinya kita juga butuh daftar directory situs2
> Indonesia. Jadi masyarakat tahu bahwa anak bangsa Indonesia
> itu punya situs bermanfaat yang banyak sekali. Sekaligus
> memotivasi agar masyarakat juga bisa membuat content positif
> di mana saja, dan Indonesia menjadi “upload nation” setelah
> bertahun2 lamanya menjadi “download nation”.
>
> wassalam, hendra
> www.hdn.or.id

——

 Romi Satria Wahono

Saya sudah provokasi dengan kenyataan bahwa China yang komunis saja berani
menangkap ratusan orang pembuat situs porno, juga secara progresif memblok
situs-situs porno. Indonesia yang negara religius kok kayak gini :(

Saya sajikan peta dan kondisi pornografi di Indonesia, termasuk beberapa
portal, forum diskusi dan komunitas yang intens membantu maraknya konten
pornografi :)

Salam,

Romi Satria Wahono
http://romisatriawahono.net
http://ilmukomputer.com

…………………………………………………………………….

Dan masih banyak lagi yang lainnya, masing2 mengeluarkan ide-ide yang sangat bagus. Kalau mau tahu komentar-komentar lengkapnya, daftar aja sana ke milisnya: mifta-perjuangan@yahoogroups.com

Dari komentar tersebut saya melihat sebuah semangat yang sangat besar dari para praktisi didunia IT untuk memberantas pornografi di internet yang selama ini sudah berperan serta dalam pendangkalan akhlak bangsa secara sistematis dan perlahan-lahan. Oleh karena itu, saya juga ingin menularkan semangat ini kepada teman-teman blogger semua bahwa bersama kita bisa (kayak pernah denger ya :p ) memberantas pornografi di Indonesia. Berikut saya akan coba merangkum pendapat-pendapat yang tertulis diatas dan juga saya akan menyumbangkan pemikiran saya tentang bagaimana caranya membumihanguskan pornografi di Indonesia:

  1. Yang pertama dari pihak pemerintah sebagai pembuat kebijakan (dan Alhamdulillah sudah mulai dikerjakan). Pemerintah harus mampu membuat kebijakan yang dapat memblokir atau paling tidak meminimalisir konten-konten pornografi yang wara-wiri dijagad web Indonesia.
  2. Praktisi kelas atas (yang udah terkenal dan punya kredibilitas publik yang tinggi, seperti mas romi) bisa ikut membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk upaya pemberantasan pornografi ini (Sesuai dengan yang dibilang pak agus diatas)
  3. untuk para computer scientist reseacher, pornografi ini merupakan lahan riset yang sangat besar kebermanfaatannya bagi seluruh dunia (chandra prasetyo: Indonesia tidak boleh jadi surga pornografi, teman saya dikampus fakultas ilmu komputer UI sudah punya minat kesini, ayolah chan, riset dibidang ini!). Saat ini masih sedikit software anti pornografi yang dapat membedakan mana gambar porno dan mana gambar bukan untuk kemudian langsung diblok. Kalaupun ada, tingkat presisinya masih kurang memadai. Dengan berbagai macam teori-teori njlimet mengenai image processing (pengolahan citra), artificial intelligence (kecerdasan buatan), pattern recognizing (pengenalan pola), dan juga neural network (jaringan saraf tiruan) kita bisa, PASTI BISA, membuat sebuah program yang dapat secara akurat membedakan mana gambar yang porno dan mana gambar yang bukan.
  4. Untuk para kuli-kuli IT (Network administrator, programmer, IT Helpdesk, penjaga warnet dsb), bisa langsung terjun kelapangan mengimplementasikan pemblokiran terhadap konten-konten pornografis. Disini, kita bisa memberikan efek langsung yang dapat secara instan mengurangi akses ke konten-konten berbau pornografi.
  5. Untuk LSM-LSM seperti MIFTA, JBDK (Jangan Bugil Di Depan Kamera) dkk yang peduli dengan hal ini, bisa membantu membuat list website-website blacklist yang harua dihindari. Selain itu, LSM juga bisa membuat list web-web whitelist sebagai counter attack pada konten-konten negatif tersebut (Hal ini sudah coba dilakukan oleh MIFTA disini: http://internida.mifta.org/)
  6. Untuk saya, Anda, kita semua para blogger. Kita bisa melakukan dua hal. Pertama, kita bisa secara berkesinambungan memenuhi web kita dengan konten-konten yang positif. Sehingga konten-konten busuk macem gitu makin tenggelam diantara hiruk pikuk postingan penuh manfaat yang kita upload. Kedua, kita juga bisa melakukan fake campaign untuk mengecoh netter-netter berpikiran kotor yang senantiasa mencari konten-konten dengan kata-kata yang berbau pornografis. Misal kita bisa rame-rame menuliskan sesuatu dengan judul yang mengandung kata “telanjang” padahal isinya diarahkan pada konten yang positif. Kalau sudah begini dijamin semua konten-konten busuk tersebut bisa tenggelam.

Kalau kita semua bisa kompak bergerak maka dijamin 100% kita akan bisa menekan jumlah konten-konten negatif yang “menguasai” dunia maya Indonesia. Pemerintah sudah bergerak, sekarang mana rakyatnya? jangan cuma bisa nuntut tanpa berkontribusi aktif membantu pemerintah memberantas pornografi di Indonesia.

Siapapun Anda, dimanapun Anda, apapun keahlian Anda…

MARI KITA BERKONTRIBUSI AKTIF MEMBERANTAS PORNOGRAFI DI INDONESIA!!

Komentar»

1. olangbiaca - Rabu, 19 Maret 08

Aslkm………mantaaaab, Allahu Akbar!!!!!!!!!!!!!!!

2. olangbiaca - Rabu, 19 Maret 08

salam kenal mas

3. asuna17 - Rabu, 19 Maret 08

Setujuu, bro pornografi dan pornoaksi seharusnya sudah lama diberantas di indonesia jangan tunggu permintaan dari rakyat baru pemerintah bertindak, seharusnya pemerintah segera menerapkan UU anti pornografi dan pornoaksi, biar para hidung belang ….kapooook :D
http://www.infogue.com/masalah_sosial_budaya/pornografi_di_indonesia_siap2_diberantas_/

4. devry - Rabu, 19 Maret 08

Kembali ke kemajuan teknologi informasi sekarang ini dan masa mendatang, tidak ada sistem, aturan, program, dll yang sempurna.

Kembali ke diri kita masing-masing. Apakah diri kita bisa mengatasi dampak negatif yang timbul akibat kemajuan teknologi informasi?

So… tanyakan kepada rumput yang bergoyang… ;)

5. djunaedird - Rabu, 19 Maret 08

Menurut saya gambang untuk memberantasnya. Jangan klik situs porno, mati sepi sendiri mereka. :P
Jadi, menurut saya moralitas harus dibangun lewat diri sendiri, keluarga dan lingkungan.
Walau diblog model apapun, pasti akan ada celahnya. Tidak muncul di situs, pasti muncul di tempat lain.
Blokir situs bukan memecahkan akar permasalahan.
Salam…………………….

6. Landy - Rabu, 19 Maret 08

:) kalau aku seh gak mau ngeklik judul2 yang aneh dan lebih pokus untuk berusaha menampilkan tulisan yg bermulut dan alhamdulillah semua tulisanku tanpa keculai selalu masuk 100 besar bahkan pernah menduduki posisi 3 besar

7. Charles - Rabu, 19 Maret 08

Jadi malu, uda ngambil kuliah pengolahan citra dan sistem cerdas tapi masih belum bisa buat apa-apa untuk hal ini… Yah, setidaknya dimulai dari blog deh ya.

Semangat, mal… :D

8. kamal87 - Kamis, 20 Maret 08

@olangbiaca: Allahu akbar juga, udah ketularan kan semangatnya?!? salam kenal juga :)

9. kamal87 - Kamis, 20 Maret 08

@asuna17: skrg kan pemerintah ud mulai bertindak, ayo kita dukung!

10. kamal87 - Kamis, 20 Maret 08

@devry: selain penyadaran diri masing2 perlu ada represi juga biar lebih aman. klo ngandelin kesadaran diri itu susah dan lama. kita harus ngebentuk moral masyarakat dulu. itu kerjaan jangka panjang banget. tapi kan, slain kerjaan jangka panjang, yg jangka pendek jugagak boleh kita tinggalin bgitu aja

11. kamal87 - Kamis, 20 Maret 08

@djunaedird: yaitu kan kerjaan jangka panjangnya, kita tetep juga harus memperbaiki moralitas bangsa sedikit demi sedikit. tapi yang jangka pendeknya, klo kita bisa kerjain, kenapa tidak kan?

12. kamal87 - Kamis, 20 Maret 08

@landy: hebat, masa sih selalu masuk 100 besar?

13. kamal87 - Kamis, 20 Maret 08

@charles: makanya charles, klo tertarik riset aja dibidang itu…

14. realylife - Sabtu, 22 Maret 08

setuju banget
kalo bisa lebih cepat lebih baik

15. edo - Sabtu, 22 Maret 08

Ass bang kamal..
Sebenarnya saya gak sengaja masuk ke situsnya bang kamal…
Saya sebenarnya lagi mencari artikel tentang ” ITS menemukan software yang dapat memblock situs porno”…
yang baru saja saya baca di “Running text-nya Global tv”…
eh, saat saya mensearch, ternyata yang muncul adalah alamat blognya bang kamal (udh populer sih)…
Saya mau tanya, memanbg benar atau tidak sih kabar itu ??.. apakah sudah ada software-nya atau baru hanya konsep/rancangannya saja ??
wasalam…

edoaja.wordpress.com
csui07

16. Mikul dhuwur Mendem Jero – Sebuah Peribahasa Kekayaan Bangsa* « ilalang.al.haidar - Minggu, 23 Maret 08

[...] mencuat, saya justru memilih untuk membahas budaya. Sudah cukup banyak saudara-saudaraku (Chandra, Kamal, Charles, dll)yang menguliti wacana [...]

17. kamal87 - Minggu, 23 Maret 08

@realylife: mantab, mesti cpet2 ya

18. kamal87 - Minggu, 23 Maret 08

@edo: sebenarnya klo riset mengenai software anti pornografi itu udah ada cukup banyak di univ2 didunia. klo di ITS kayaknya itu baru deh, klo gak salah itu riset ttg itu kan permintaannya pak nuh (menkominfo) belum lama ini

19. Sinis - Senin, 24 Maret 08

HALAH…. Memberantas yang di dunia nyata aja gak bisa, apalagi yang di dunia maya…..

Teori2 ttg image recognizing, AI, neural network, dll, memang bisa dipakai untuk memblokir situs, bahkan content pornografi.
Tapi hal itu tidak bisa dilakukan di indonesia !
Riset ? Sapa yang mau membiayai ? Pemerintah ? Omong kosong besar.

Udahan ah, paling2 usaha ini juga bakal berhenti di tengah jalan….

20. kamal87 - Senin, 24 Maret 08

@sinis: anda koq skeptis gitu sih, janganputus asa lah… kita baru mulai mencoba. masa sudah negatif duluan… karena orang-orang seperti anda lah Indonesia sulit maju

21. sidzhollank - Selasa, 25 Maret 08

salut.
g gk munafik, kdg2 suka nyasar ke situs porn klo kehidupan sex g lagi rusak, & itu bs bkn g sdkit enjoy (ngliat body mulus paha bagus bro!), tp iitu malah jdi addict bru buat gue! makanya g dukung klo mo nge blok situs porn,biar g gk nyasar lagi ke sono..sukur-sukur ke forum ngaji gituh (amin). yang penting asal ada pertanggung jawabannya aja ke masyarakat luas. (jgn di jadiin tmpt jualan yah pak wakil… ya ente tau lah indonesia!!)
cuman yg g pngn tau apa sih motivasi pemerintah, kok niat betul buat nge blok?? jgn anget-anget t** ayam pak, kn banyak conthnya tuh..

tq and salut buat langkah awalnya..

22. Yui Setyowati - Rabu, 26 Maret 08

Boong gede banget kalo Cina memberantas pornografi.
Justru “body art” itu lagi booming di cina, itu komunitas seni fotografi telanjang. Otoritas lokal cina ngga berkeberatan dengan hal itu.
AND WTF kenapa kita mau jadi RRC?
“Ia mencontohkan di China router di backbone nasional dapat memblok
situs-situs yang berbahaya baik untuk ideologi negara maupun
pornografi.”
Pada akhirnya mengkategorikan berbahaya ato engga terserah otoritasnya juga kan? Dan kita juga udah liat bagaimana Cina mendeskripsikan “situs yang berbahaya terhadap ideologi” itu gimana? Mereka mendeskripsikan itu sebagai “situs yang membahayakan penguasa”.
Bayangkan kalo kita masih di era ORBA dan sistem blokini diimplementasikan dengan semangat ORBA, dijamin, Pak harto masih jadi presiden sampe 100 tahun lagi, diteruskan dengan Mbak Tutut ato siapa lah dari mereka.

Sinis:
“Teori2 ttg image recognizing, AI, neural network, dll, memang bisa dipakai untuk memblokir situs, bahkan content pornografi.
Tapi hal itu tidak bisa dilakukan di indonesia !”

Anda BENAR! Pada akhirnya, pasti banyak situs lain yang kena getah dan ngga bisa dibuka!! I am baware of this because Ive seen thousands of these blody cases happen, all of the time. Dan saat kita kesulitan buat menembus barigade itu untuk hal-hal yang emang dibutuhin (hanya apes aja ikut kesaring) NO ONE WILL BE THERE! Because what? They do provide fund only to BLOCK, not to HELP people!!!!
Kalo hal itu terjadi, pasti selalu saja ngga cukup dana buat sediakan human resource. Mau bikin apa lagi? Call centre? Help desk? Siapa yang mau verifikasi? Siapa yang mau satu-satu metani safe-list, edit banned keyword whatsoever?

Get real people.
Blocking aint helping.
Itu menimbulkan masalah baru.
Itu adalah celah penuh dengan conflict of interest, dan moral orang Indonesia ngga pernah cukup baik untuk hal-hal semacam itu.

Self-censorship itu dari dalam diri, bukan dipaksakan lewat mesin.
Tanyakan diri kita sendiri kenapa hal-hal begitu ada.
Tanyakan kenapa pornografi ditentang habis-habisan dan software bajakan ditentang dengan sepenuh hati.
Tanyakan kenapa sampai sekarang anda masih menerima sms berisi “Selamat, anda memenangkan 100 juta rupiah blablabla”
Tanyakan kenapa prostitusi ngga pernah punah dari Indonesia yang katanya anti pornografi.

23. Bagoes - Jumat, 28 Maret 08

wah seru juga bahasannya…
sebenernya seeh… yg jadi masalah adalah sumbernya…
klw sumbernya berhasil *dihilangkan* maka masalah selesai sudah…
nah, pertanyaannya… apakah sumber tsb bisa dihilangkan?
kdg2 klw sesuatu yg diblok atw dihalang2i itu malah bikin qta makin penasaran lho…
solusinya seeh semestinya dari diri sendiri masing2 dengan dasar ajaran agama yang kuat…
tapi kapan?
dengan ancaman ini-itu aja hal-hal negatif (pornografi contohnya) baik ancaman agama maupun ancaman negara, masih banyak yg melakukan…
yah… pemerintah emang punya niat baik, tapi mudah2an tidak salah langkah ke arah yg laen…
say no to pornografi!!! :D

24. kamal87 - Sabtu, 29 Maret 08

@sidzhollank: bagus, emang itu lah yg terbaik. kita dukung aja. paling enggak sudah ada langkah awal ya…
@yui: skrg saya tanya pada Anda, Apa yang sudah anda lakukan untuk memberantas porn dari akar2nya: dari moral. Apakah Anda sudah membina kelompok pengajian? apakah Anda sendiri sudah membina moral anda?? kalau belum, gak usah banyak bicara. pak nuh pernah bilang: ada kaidah “kalau tidak bisa menyelsaikan semuanya maka yg sedikit jangan ditinggalin sama sekali”. Paling tidak kita sudah melakukan langkah awal kan untuk memberantas pornografi. Jangan skeptis gitu l;ah…
@bagoes: intinya memang perbaikan moral, tapi yg jangka pendek harus kita pirkirjn juga kan

25. Yui Setyowati - Selasa, 1 April 08

Wah, maap Pak. Moral saya baik atau ngga bukan ditentukan oleh pemerintah atau seseorang. Bisa jadi moral saya lebih baik dari beberapa orang saya tahu, tapi saya ngga perlu senaif dan pongah itu bilang “moral kamu jelek, moral saya baik, you go to hell”. Itu sangat tidak bijaksana bukan?

Kalo emang pengajian adalah solusinya, kasih aja budget buat bikin pengajian masal, bukannya ikut campur ngurusi internet orang, ~nee?
Apa kata negara luar negri yang ngucurin dana buat bantu education, disaster preparedness, HIV dll? Negara kita bukannya terlibat lebih dalem malah ngurusi gituan? Kita bakal jadi laugh stock.
Akan mudah sekali untuk nyepet:
“Pantesan miskin terus, yang ngga penting diurusin melulu”
SAya ngga mau ini terjadi, walopun miskin negara ini masih punya harga diri dan kapasitas intelejensi. Blokir menunjukkan hal yang sebaliknya, kepayahan dalam menentukan skala prioritas.

Kenapa saya sebut-sebut sms;
Pemerintah bisa kok melakukan gempuran ke sumbernya…, teknologi kita mampu. Siapa tuh? Pemilik blog yang merekayasa foto seronok SBY, bisa terungkap seketika. Orang yang maki-maki Kapolres lewat sms, dalam hidungan jam, langsung ketangkap dan digelandang…
Etc. Cari gampang itu bukan solusi, Blok itu bukan harga mati dan besar sekali impactnya bagi demokrasi, karena kita bukan negara komunis seperti cina.
FYI, anda tahu gimana level korupsi di depag (dan my utmost respect buat Bapak-bapak/Ibu-ibu yang saya tahu masih lurus dalam lingkungan seperti itu)? Bagaimana cara memperbaiki moral mereka? Anda tahu kasus katering yang sangat terkenal itu? Moral Bapak Eks Menteri Agama bagaimana dong? Andai semudah itu menentukan ukuran “moral” seseorang.

Cheers

26. dwilicious - Selasa, 1 April 08

awalnya sih mungkin buat blok pornografi, tapi mungkin lama-lama jadi “pengebiri” kebebasan.

sorry kalau terlalu sinis, hanya saja penyelewengan sepertinya sudah biasa di lingkungan kita. orang-orang kecil menyalahgunakan internet untuk buka situs porno, sedang orang-orang besar melakukan,.. ya,.. seperti ini lah

27. Akhmad Guntar - Kamis, 3 April 08

Kenapa kok ngurusin pornografi, kenapa kok nggak ngurusin yg lain semisal pengangguran, kemiskinan, pemberantasan korupsi atau yg lain? Knp kok pemerintah ndak pintar mbikin prioritas? Well…… Sepengetahuan saya, setiap pihak punya perannya masing2. Menteri bukan cuman satu orang/departemen. Yg penting adl setiap peran menjalan spt apa yg dia perlu & bisa lakukan sesuai dg kompetensi, kapasitas dan kewenangannya.

Sensor yg terpenting itu datang dari diri, betul sekali. Tapi tyt tidak semua dari kita cukup beruntung. Saya senang saudara Yui telah berkemampuan dalam memfilter pengaruh2 buruk yg datang. Namun tyt banyak sekali para pelajar kita yg belum punya kompetensi itu dan dg serta merta scr rutin memperturutkan hasrat penasaran & lust mereka. Lho? knp kok bicara ttg pelajar sih? Lha iya, bukankah menkominfo memberlakukan kebijakan ini krn beliau bermaksud hendak memfasilitasi sekolah2 dg internet gratis/amat murah.

Orang tua memang ‘bisa’ disalahkan (kata Tempo), tapi kenapa hanya krn menkominfo belum menjabarkan strategi dan tahapan penyadaran masyarakat lalu kmudian MoTiF untuk memberantas pornografi ini dipersalahkan. Jangan ribut dulu masalah cara, metodologi atau teknologi pemblokiran situs porno. Motif untuk menyehatkan bangsa dg meminimalisir pornografi itu sebenernya sepakat ngga, hayo? :-P Klo emg udah sepakat ya sudah, berarti klo memang ada kelemahan dlm metodologi dan strategi, maka jadikan saja itu masukan, yg tentunya menkominfo akan sangat menyambut baik.

28. Akhmad Guntar - Kamis, 3 April 08

Bisa jadi penghasilan warnet menurun, dan tyt kurangnya content edukatif bagi siswa jg jadi penyumbang masalah, teknologi blocking yg belum matang jg jd issue besar, bentuk pembinaan moral dlm bentuk pengajian jg belum optimal, orang tua jg belum sepenuhnya bisa jadi pendamping bagi anak. Masalah memang banyak, tentu saja. Namun sudah pasti, hanya karena masalahnya sulit kita lantas memilih utk mundur dan menyerah dalam mensolusikannya, bukan? Jangan pula kita jadikan pesimisme thd kebobrokan moral bangsa ini sbg pembenaran utk takut/ragu bertindak benar.

Yg penting adl setiap pihak menjalankan peran dan berikan kontribusinya masing2. Kebijakan ini sesungguhnya merupakan ajakan utk bersinergi; bagi para da’i, bagi para pakar IT, bagi orang tua. Jika kita menyepakati motif dan memahami bahwa memang pornografi dan kekerasan bukanlah modal yg relevan utk membangun bangsa, maka ya marilah kita berikan sumbangsih kita sebaik mungkin.

sehingga pada akhirnya, setiap kita ini…. Anda ini … bagian dari solusi … atau masalah? :wink:

29. kamal87 - Jumat, 4 April 08

@yui: makasi komentar panjangnya, tadinya saya mo respon, tapiternyata udah direspon sama masguntar. kira2 pendapat saya sama persis sama pendapat mas guntar
@dwilicious: makanya jangan pesimis dulu. kita liat dulu nanti perjalanannya gimana…
@akhmad.guntar: makasi banyak mas guntar atas komentar komprehensifnya. Saya sangat sepakat sama mas guntar :)

30. Yui Setyowati - Jumat, 4 April 08

Thanks for the response, mate
hmm… not too worried about warnet income. Sepanjang pengetahuan saya, warnet sekarang ngga lagi banyak pake bilik, anak-anak SMP datang pada maen game on line….
Jadi wajar aja pendapatan warnet ngga terlalu ngaruh….

Masyarakat Indonesia yang konek ke internet hanya 18 juta dari 238,juta. Bagaimana bisa meminimalisir akses kalo VCD dan DVD jauh lebih mudah masuk dan umum dimiliki rakyat… Itu aja yang saya heran. Bandingkan dengan jumlah pemilik DVD dan VCD player? Mana yang lebih vulnerable…

Menteri memang bukan hanya satu orang… Tapi dananya itu? Bagaimana APBN kita tahun ini? Yang saya baca di koran… Ehmm… Tahu sendirilah.

Dan bagaimana dengan public hearing? Kenapa ngga dikonsepkan matang-matang dengan input dari semua stakeholder? Takut kelihatan ngga kompeten? Mana dong musyawarah untuk mufakat?

Jadi gampang deh, orang bilang, “ini cuma pengalih perhatian aja dari naiknya BBM dan TDL”

Duh.

regards,
have a nice weekend

31. Zabu - Sabtu, 5 April 08

Mustafa Kamal,
Anda tahu di mana akar semua kejahatan?
Adalah pada hati yang membenci
dan pada pikiran yang menutup diri.
Anda mungkin bahkan tidak akan pernah menyadari hal itu.
Anda dan orang-orang seperti Anda adalah kaum yang mengenaskan.

32. kamal87 - Senin, 7 April 08

@yui: iya juga sih… klo mo diliat-liat prioritasnya memang pemberantasan vcd/dvd lebih utama. tapi mungkin emang menteri yang ngurusin hal tersebut gak seaktif dan semantab menteri yang ngurusin IT jadinya yang jalan pemberantasan yang online deh…
@zabu: hmm… atas dasar apa anda bisa mengatakan bahwa saya dan kaum saya adalah kaum yang mengenaskan??? apakah karena anda menganggap hati saya membenci? atau karena pikiran saya tertutup? justru dengan komen diatas, anda telah menunjukkan hati yang membenci dan pikiran yang tertutup. lalu sekarang siapa yang mengenaskan???

33. Noname - Senin, 7 April 08

PORNOGRAFI diberantas ? Berantas dulu KORUPSI, KOLUSI dan MAFIA PERADILAN di Republik Indonesia. Selanjutya baru berantas dunia PROSTITUSI terselubung macam LADY ESCORT, dsb. Setelah itu baru berantas dunia PORNOGRAFI!

Den, …, Dunia PORNOGRAFI tidak tabu bagi seniman, tabu bagi bocah cilik, apalagi cilikan, …, PORNOGRAFI adalah suatu CATEGORY, where, category is the aspect of reality, Okay. Thus, luas bidang cakupannya den! Sub PORNOGRAFI adalah Photo Bugi-Bugi, bila pose nya normal, bisa jadi adalah suatu hasil seni yang sedap dipandang dimata, tidak untuk dinkmati ditempat tidur! jadi depend on siapa yang melihat! Okay

Bila yang memandang saya … maka, kupandang sebagai suatu keindahan dan daya tarik kaum perempuan ciptaan Tuhan gitu.

I want to U about something to have to do to understand! Jangan panic … don’t forget, jilbug bugi is every where! I know it is!

Ngaten den!

34. kamal87 - Senin, 7 April 08

@NoName: udah lah… gak usah berdalih dengan prioritaskan lah dulu korupsi dsb… bilang aja klo anda memang suka pornografi dan anda takut kalau konten PERUSAK MORAL BANGSA tersebut diberantas. INGAT! bangsa Indonesia ini mayoritas tidak diisi oleh orang-orang bejat seperti Anda, masih begitu banyak rakyat yang polos yang harus kita jaga. Itulah kenapa Pronografi dan pemikiran (pemikirannya, bukan orangnya) orang-orang bejat pendukung pornografi (seperti Anda) harus DIBERANTAS!!

35. Djoko - Selasa, 8 April 08

Wah, koq rasanya sedikit berlebihan yaa?

Menurut saya sih, sebenernya pornografi adalah hak semua orang pribadi masing-masing…
Kalo dinilai negatif, jangan dilihat dan dihindari jauh-jauh…
Namun, khan keinginan dan kepercayaan orang khan beda2…dan kalau memang sudah berpikiran mesum, mau gimana lagi. sudah hak nya.

contohnya saya, saya pria berumur 54 tahun namun saya belum menikah, punya pacar saja belum. Saya sendiri masih perjaka. kalau tidak ada pornografi, bayangkan dehh bila anda di posisi saya.

Jadi dasarnya, memberikan regulasi sepertinya berlebihan. Lebih baik bila semua tindakan pornografi itu adalah tanggung jawab masing-masing individu terhadap dirinya dan komunitas masing-masing.

terima kasih.

36. Yui Setyowati - Rabu, 9 April 08

Ssst.. tenang Bapak-bapak,

Ngomong-ngomong Youtube Myspace Multiply diblok loh…
:)
Babak satu dari kekhawatiran saya..
Pemerntah dan Menkominfo memang sangat benar-benar…
uh..
..
err..
..
tega!
(ngga berani berkomentar macem-macem - lagi takut)
pls check link ini
http://diditho.net/2008/04/07/ketika-mas-roy-menguping/
hihihi

37. kamal87 - Rabu, 9 April 08

@djoko: justru pikiran mesum tersebut yang harus kita hilangkan pelan-pelan, jangan dibiarkan karena menganggap itu adlaah haknya. klo tindakan pornografi itu dibiarkan pada masing2 indvidu bisa dipastikan porn di Indonesia akan merebak dengan sangat luas. Itu yang kita tidak mau, makanya reguloasi dibuat

@yui: oiya… klo maslah pemblokiran babi buta ini terus terang saya sendiri juga tidak setuju. Tapi pak nuh sendiri bilang bahwa kedepannyya pemblokiran akan dilakukan secara lebih selektif. yang diblokir nantinya hanya page yang mengandung konten negatif dan bukan keseluruhan situsnya. Oleh karena itu, pak nuh meminta dukungan dari kita semua yang mengetahui aspek2 teknis untuk melakukan pemblokiran seperti itu.

38. julfan - Selasa, 6 Mei 08

Kemarin siang teman saya yang mengirimkan beberapa file gambar untuk dijadikan Animasi dengan format swf/gif dengan ukuran 503 x 142 pixel. Saya sudah menggunakan Adobe Image Ready untuk membuat Animasi tersebut.
Kepada rekan-rekan yang mempunyai ide yang lebih baik, silakan memberitahukan kepada saya agar pekerjaan ini dapat selesai dengan cepat dan mendapatkan hasil yang lebih baik.
Terima kasih atas usul dan saran-sarannya.

39. kamal87 - Kamis, 8 Mei 08

@julfan: ??? trus knapa????