jump to navigation

Cukup sudah untuk FPI, segera bubarkan ahmadiyah! Minggu, 8 Juni 08

Posted by kamal87 in indonesian development, islam, opini.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,
4 comments

Tulisan saya kali ini masih terkait dengan tulisan saya sebelumnya mengenai tragedi 1 juni yang terjadi di monas. Pada tulisan saya itu, ragam komentar berdatangan. Ada yang pro, kontra dan ada juga yang bingung mau memberikan komentar seperti apa. Pada tulisan tersebut, ada beberapa komentar yang saya perhatikan. Ada beberapa komentar yang mengatakan bahwa tulisan saya tidak imbang, ada yang mengatakan bahwa saya terlalu condong untuk menyalahkan FPI. Dan setelah saya perhatikan, saya juga sadar bahwa tulisan tersebut memang kurang adil. Terlalu menitikberatkan pada pengingatan kepada FPI tapi tidak membahas mengenai kesesatan ahmadiyah dan orang-orang tergabung dalam AKKBB. Memang sudah saya sadari kelemahan saya ketika menulis adalah saya seringkali tidak mampu menunagkan seluruh pemikiran saya dalam satu artikel yang utuh. Setiap kali saya menulis sesuatu, selalu saja ada bagian yang ada dalam pikiran saya yang tidak tertuang dalam tulisan. Akhirnya banyak pembaca tulisan saya yang salah paham. Maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menuangkan apa yang belum sempat tertuang dalam tulisan saya sebelumnya.

pada tulisan kali ini saya akan menitikberatkan pada bagaimana kita seharusnya umat muslim menyikapi tragedi tersebut. Intinya kita harus sadar bahwa memang kenyataannya yang salah dalam insiden tersebut bukan cuma FPI, tapi juga AKKBB yang telah secara gamblang dan sengaja melakukan provokasi. Aparat dalam hal ini juga punya kesalahan karena tidak menghentikan massa aksi AKKBB yang telah melanggar batas wilayah demonstrasinya. pemerintah juga punya kesalahan karena tidak bisa tegas menyikapi masalah ahmadiyah ini. Begitu banyak kesalahan yang dilakukan oleh berbagai pihak. Untuk itu, marilah kita sama-sama berintrospeksi.

Isu utama yang bergulir saat ini adalah pembubaran FPI. Semua mata kini sedang tertuju pada FPI. FPI kini seolah menjadi penyebab utama insiden tersebut. Seolah dalam insiden tersebut yang salah HANYA FPI. Saya setuju bahwa FPI telah melakukan kesalahan. Tapi INGAT! yang salah disini bukan cuma orang2 FPI (yang telah melakukan kekerasan, terlepas apapun alasannya). Tapi orang2 AKKBB juga salah. Bahkan mereka jauh lebih salah. AKKBB itu terdiri dari orang-orang yang membawa paham liberalisme dan pluralisme agama (bukan pluralisme tok) kedalam Indonesia. Mereka ingin kebebasan seluas-luasnya. Kebebasana yang sebenarnya tidak mungkin dapat diraih. Kebebasan seluas-luasnya itu cuma akan membentuk chaotic world dimana semua orang ingin bertindak semau dirinya sendiri tanpa memperhatikan hubungan dengan orang lain. Dan mereka ingin merendahkan arti agama menjadi sekedar kegiatan-kegiatan ritual tak bermakna. Mereka ingin menjauhkan norma-norma agama dari kehidupan sehari-hari. Mereka melakukan itu dengan dalih pluraslime agama. Mereka mengatakan bahwa semua agama sama. Mereka menganggap agama hanyalah seperangkat aturan-aturan untuk menjaga ruhani manusia. Oleh karena itu, mereka menganggap ahmadiyah tidak bermasalah. Mereka menganggap tidak ada yang salah dengan ahmadiyah karena memang pada dasarnya mereka menganggap semua agama dapat disamakan. Benar-benar sebuah pemikiran yang kacau. Mereka mendukung ahmadiyah dengan dalih kebebasan beragama. Padahal arti kebebasan bergama itu harus dibedakan dengan PENODAAN AGAMA. Kebebasan agama berarti masing-masing penganut agama yang sah di Indonesia bebas untuk melaksanakan aturan-aturan agamanya masing-masing. Sementara itu, Ahmadiyah yang mengaku bagian dari islam telah secara nyata menodai kesucian agama islam. Kalau mereka melepaskan diri dari agama islam dan membuat sebuah agama baru, maka mereka tetap salah karena Ahmadiyah tidak termasuk ajaran agama yang sah di Indonesia.

Sudah banyak pihak yang menyatakan bahwa inti masalah semua ini adalah lambatnya pemerintah dalam mengeluarkan SKB ahmadiyah ini. Oleh karena itu, seharusnya pemerintah fokus pada inti masalahnya. Ahmadiyah sudah jelas harus segera dibubarkan! OKI yang merupakan wadah persatuan umat muslim terbesar didunia saat ini sudah menyatakan secara resmi bahwa ahmadiyah adalah ajaran yang sesat. Sukarno dulu pernah secara tegas mengeluarkan peraturan mengenai larang penodaan terhadap agama. MUI telah menyatakan bahwa ahmadiyah itu sesat. Kenapa harus berlama-lama lagi mengulur-ulur waktu untuk mengeluarkan SKB tersebut? Satu-satunya hal yang menghambat pemerintah adalah tekanan dari tangan-tangan hitam yang bermain dibelakang. Tekanan itu datang dari kaum liberal (durrahman wahid dkk), datang dari amerika, datang dari konspirasi global zionis! Pemerintah harus bersikap tegas. Kalau kita ingin menjadi bangsa yang besar kita harus berani menghalau semua tekanan tersebut. Sayangnya pemerintah kita saat ini belum punya ketegasan tersebut. Pemerintah kita saat ini justru lebih memfokuskan diri pada FPI. Sedangkan akar masalahnya sendiri dibiarkan berlarut-larut. Intinya, AHMADIYAH HARUS SEGERA DIBUBARKAN!

Kepada seluruh umat islam, sadarilah kita saat ini telah diadu domba. Mereka (kaum liberalis) itu dengan upaya provokasinya itu berhasil mengadu domba kita. Mereka telah berhasil mengalihkan isu dari pembubaran ahmadiyah menjadi pembubaran FPI. Banyak dari kita umat islam yang ikut-ikutan menekan FPI. Akhirnya kita semua lupa dengan target awal kita yaitu pembubaran ahmadiyah. FPI tidak selayaknya dibubarkan, namun FPI harus tetap diingatkan. FPI harus tahu kapan harus bertindak secara tepat. Selesaikan pengingatan tersebut. Dan sekarang mari kita bawa kembali arus isu utama kepada isu-isu awal, yaitu pembubaran ahmadiyah.

AKKBB, Kalian sesat. FPI, kalian telah salah bertindak Rabu, 4 Juni 08

Posted by kamal87 in islam, opini, taushiyah.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
47 comments

Beberapa waktu yang lalu tepatnya hari minggu tanggal 1 Juni 2008 lalu, terjadi sebuah tragedi yang bagi saya sangat mencoreng wajah islam. FPI dengan beringasnya memukuli para demonstran AKKBB di monas. Mengenai kronologis detailnya sendiri saya kurang tahu. Yang saya tahu adalah pada hari minggu kemarin AKKBB sedang melakukan aksi menuntut bubarkan ormas-ormas yang menuntut Ahmadiyah. Dan kebetulan pada saat itu FPI juga sedang menjalankan suatu aksi. Kemudian dua massa aksi tersebut saling berpapasan. Lalu beberapa orang dari massa AKKBB mencemooh massa aksi FPI dengan ejekan “jamaah sesat!”, “Islam sesat” dsb. Akhirnya pihak-pihak FPI yang terkenal garang itu terbawa emosi dan langsung menhantam massa aksi AKKBB dengan beringas.

Sikap FPI yang seperti itu sangat disayangkan. Kenapa harus menempuh jalur kekerasan. Kenapa harus begitu mudahnya terbawa emosi. Kenapa harus bersikap beringas. Kalau kalian mengaku membawa nama islam. Bawalah ajaran islam yang SESUNGGUHNYA. Ajaran yang penuh kedamaian. Ajaran yang menyuruh umatnya bersikap sabar. Saya tahu bahwa mereka kaum liberal AKKBB juga salah. Mereka telah membawa lari aqidah mereka kedalam aqidahnya kaum liberal yang berkiblat pada gemerlap dunia barat. Pemikiran mereka telah teracuni oleh pemikiran-pemikiran barat. Namun, tetap saja sikap kalian yang kasar seperti itu tidak bisa dibenarkan.

Fir’aun tentu jauh lebih sesat dibanding mereka. Fir’aun dengan terang-terangan mengaku dirinya tuhan. Fira’aun bahkan dengan kekuasaannya memaksa rakyatnya untuk menyembah dirinya. Namun tetap saja Allah SWT menyuruh nabi musa untuk mengingatkan fir’aun dengan lemah lembut. Bukti qauliyah nya ada di Alqur’an Surat thaahaa:43-44

“Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas. maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.”

Fir’aun jelas jauh lebih sesat dari mereka yang tergabung dalam AKKBB. Dan Allah tetap memerintahkan nabi musa untuk mengingatkan fir’aun (yang jauh lebih sesat dari AKKBB) dengan lemah lembut. Lalu kenapa kalian (FPI) tanpa basa-basi membatai mereka. Memukuli mereka. Memberangus mereka-mereka yang tidak lebih jahat daripada fir’aun.

Kalau alasan kalian adalah karena awalnya mereka (AKKBB) mengejek dan mencemooh kalian. Itu justru menunjukkan kalian bukanlah orang yang sabar. Itu menunjukkan kalian belum sepenuhnya mengerti akan islam. Kalian tentu tahu Sirah (Sejarah) Rasulullah. Pada masa awal dakwahnya, tak terhitung begitu banyak penganiayaan yang dilakukan kaum kafir quraisy pada beliau. Bukan cuma diejek/dicemooh, bahkan Nabi Muhammad SAW juga dilepari kotoran oleh mereka. Lalu bagaimanakah sikap rasul dengan perlakuan kaum kafir quraisy tersebut. Apakah rasul membalas mereka dengan kasar? Apakah Nabi Muhammad balik memukuli mereka yang mengganggu rasul? Apakah nabi balas melempari mereka dengan kotoran? Atau paling tidak apakah rasul balik mencemooh mereka? TIDAK SAMA SEKALI, rasulullah SAW bersikap sabar. Dengan kesabaran yang sangat tulus. Rasul tetap memandang mereka yang menganggu dirinya dengan perasaan cinta. Rasul melihat mereka belum tahu, mereka belu sadar. Rasul malah justru mendo’akan semoga akan muncul hidayah. Seperti halnya yang terjadi pada rasul ketika hijrah ke thaif. Disana beliau ditolak mentah-mentah. Beliau dicaci-maki, dilempari sampai berdarah-darah. Kemudian rasul menjauh dari thaif. Ketika telah jauh, malaikat k\jibril menawarkan pada rasulullan untuk menghimpit kota thaif dengan dua bukit. Tapi rasululla menolak mentah-mentah. Rasul justru Berucap seperti ini:

“Allahummahdii qawmii fainnahum laa ya’lamuun” (Ya Allah berilah hidayah kepada kaumku ini, karena mereka masih juga belum faham tentang arti Islam). Rasulullah juga mendoakan agar keturunan mereka nanti akan menyembah Allah semata dan tidak mempersekutukanNya dengan apa pun.

Lalu bagaimana dengan kalian. Mereka (AKKBB) yang tidak lebih jahat dari penduduk thaif kala itu HANYA mencemooh kalian. Mereka tidak melempari kalian. Mereka tidak melukai kalian. Lalu apa yang kalian lakukan. Apakah kalian mendoakan mereka? Apakah kalian bersabar dengan sikap mereka. Ternyata tidak. Kalian justru membalas mereka dengan balasan yang sangat kasar.

Dalam kondisi perang sekalipun. Allah tidak memerintahkan kita umat islam untuk berlaku berlebihan. Kita (umat islam) hanya dibolehkan memerangi orang-orang yang lebih dudlu memerangi kita. Itupun TIDAK BOLEH berlebihan. Kita hanya boleh membalas dengan balasan yang setimpal. Bahkan Allah lebih memuliakan orang yang bersabar daripada orang yang membalas, walaupun itu dibolehkan. Sekarang apakah masa ini adalah masa peperangan? dimana kalau ada yang menyerang kita maka kita dibolehkan untuk membalasnya? tentu tidak. ini bukan masa peperangan, ini adalah masa damai. Dimana kita bisa mensyi’arkan islam dengan penuh kelembutan. Dimana kita bisa menegakkan agama ini dengan Izzah, dengan kebanggan menjadi umat islam.

Orang-orang AKKBB memang sesat. Mereka telah teracuni racun liberalisme dan pluralisme AGAMA (bukan pluralisme tok). Namun bukan begitu cara mengingatkan mereka. Bukan seperti itu cara meluruskan pemikiran mereka. Bersikaplah sebagaimana seharusnya seorang muslim bersikap. Berdakwahlah secara ahsan. Serukanlah kebaikan dengan kebaikan.

Kalian (FPI) Telah salah bertindak. Tujuan kalian memang sangat mulia, Tapi cara kalian sepenuhnya SALAH! Kalian tentu tahu syarat diteruimanya amal bukan? Yaitu niat yang tulus, CARA YANG BENAR DAN SESUAI SYARIAT!

Untuk kalian kaum islam liberal, sadarilah kalian telah teracuni oleh pemikiran barat.
Untuk Kalian saudara-saudaraku di FPI, Sadarilah kalian telah salah bertindak. Tindakan kalian justru membuat wajah islam semakin tercoreng.

ratu adil yang aneh Selasa, 27 November 07

Posted by kamal87 in blognews, islam.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
comments closed

Ada orang aneh kasih komentar di blog saya. Tepatnya pada tulisana sebelum tulisan ini yang berjudul kenapa mengeluh??? Orang itu menyebut dirinya ratuadil. Isi komentarnya begini:

Mengeluh adalah bagian dari proses pendewasaan mental. Apakah anda tahu itu, orang goblok? lebih baik judul tulisan ini diganti menjadi “Kenapa sih jadi goblok dan mempermasalahkan hal yang tak bermasalah?”

Itu dia kutipan lengkap komentarnya. Sebenarnya kalau cuma karena komentar ini saya tidak akan sampai sudi mengungkit-ungkitnya sampai dijadikan satu postingan tersendiri. Kalau seperti itu namanya saya tidak berjiwa besar, dikritik dikit langsung sewot. Tapi yang membuat saya ingin mengungkit-ungkit adalah isi blognya, alamat blognya sengaja tidak saya kasih tahu (link di komentarnya juga sudah saya edit) karena saya tidak mau orang lain mengunjungi situs ini. Berikut beberapa alasannya:

  1. Kemungkinan besar jika saya masukkan link blognya disini, link tersebut hampir pasti dikunjungi. Semakin banyak yang mengunjungi blog ini maka rate nya akan semakin naik. walhasil blog ini malah jadi terkenal dan semakin efektif dalam menyebarluaskan pemikiran sesatnya.
  2. Untuk beberapa orang, konten blog ini akan cukup menarik untuk ditengok. Secara tidak sadar kita akan tergoda untuk membaca banyak tulisan disana. Semakin sering artikel-artikel disana dibaca maka akan semakin banyak muncul pertanyaan-pertanyaan nyeleneh dalam otak kita. Ini secara tidak langsung merupakan pencucian otak.

Klik disini untuk baca intisari konten dari situs tersebut + lanjutan postingan saya...

Tulis Komentarmu