jump to navigation

10 Jangan di bulan Ramadhan Kamis, 11 September 08

Posted by kamal87 in islam, taushiyah.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
comments closed

Kemaren dapat saran berharga dari sahabat saya, sidik, katanya tulisan2 saya terlalu berat. baru dilirik udah bikin males. So kali ini saya coba posting taushiyah yang shanthaaiii…. (gaya roma irama, tapi ala ronal extravaganza).

1. Jangan Gak Puasa! Ya iyalaahhhh….!!! masa iya d….. (gak mau ngelanjutin ah… J) udah jelas kan buat kita para muslimin muslimat bahwa puasa ramadhan itu WAJIB hukumnya. nih dalil qur’annya:

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa supaya kamu bertaqwa (Al-baqarah: 183)

  1. Jangan gak tarawih! Walaupun tarawih itu hukumnya sunnah, tapi sunnahnya sunnah muakkad, alias sunnah yang nampol! Sunnah yang derajatnya lebih gede dari sunnah-sunnah biasa. Istilah seremnya arabnya tathawwu’. Sholat yang sangat dianjurkan. Nih haditsnya:

’Wahai manusia, sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa agung dan lagi penuh keberkatan; yaitu bulan yang didalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan ; bulan yang Allah telah menjadikan puasa-Nya suatu fardhu dan qiyam (shalat) di malam harinya suatu tathawwu’ (sunnah muakkad).

  1. Jangan buang angin sembarangan di bulan puasa! Yee… ini mah kagak bulan puasa juga WAJIB hukumnya hehe… intermezo aja… gak ada dalilnya koq.
  1. Jangan gak sahur! Ahh… gw mah kuat gak usah pake sahur segala. Hmm… sombong nian orang yang ngomong kayak gini. Alkisah ada seorang sahabat nabi (klo gak salah ya…) yang dia gak sahur waktu mau puasa. Trus waktu sampe waktu berbuka, dia mendahulukan sholat maghrib dulu, abis itu doa, abis itu i’tikaf (berdiam diri@masjid), abis itu sholat isya, abis itu tarawih, abis itu i’tikaf lagi, abis itu baru pulang ke rumah. Sampe rumah dia udah keburu capek sehingga gak makan sama sekali langsung tepar. Trus besoknya, karena udah kebiasaan gak sahur akhirnya dia gak sahur juga. Walhasil jadilah dua hari itu dia gak makan sama sekali saking getolnya beribadah. Kasian kan. Nabi itu pernah bilang:

“Artinya : Sesungguhnya makan sahur adalah barakah yang Allah berikan kepada kalian, maka janganlah kalian tinggalkan’” [Hadits Riwayat Nasa'i 4/145 dan Ahmad 5/270 sanadnya SHAHIH]

  1. Jangan pura-pura lemes! Mentang-mentang puasa, lantas kita nyari2 alesan buat males2an dalam beraktivitas, trus tidur seharian gak ngapa-ngapain sama sekali. Eittss.. jangan salah, ada haditsnya tuh: tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah. Kata siapaaa!!???? Itu hadits dhaif alias lemah tau…!?!? Tau gak, perang badar itu terjadinya bulan puasa loh!! Jadi nabi n para sahabat waktu bulan puasa bukannya pura-pura lemes malah justru pada semangat berjihad perang.

Baca 5 Sisanya disini aja ya ^^: MustafaKamal.biz – 10 Jangan di bulan ramadhan

Marhaban ya Ramadhan Senin, 1 September 08

Posted by kamal87 in islam.
Tags: , , , , , , , , , ,
add a comment

Kalimat tersebut begitu nyaring terdengar di seantero pelosok pada saat menjelang masuknya bulan ramadhan. Memang apa sih artinya?? marhaban itu artinya sama dengan ahlan wa sahlan atau dalam bahasa Indonesianya: Selamat Datang. Namun, kata Marhaban itu punya makna “selamat datang” yang lebih tinggi daripada ahlan wa sahlan. Ya iyalah… lha wong yang dateng bulan ramadhan koq, ya jelas istimewa. Itu sedikit penjelasan dari saya yang pernah belajar bahasa arab 9 tahun ini (dulu waktu masih kecil, tapi sekarang udah lupa semua, sayang banget ya ( ) tentang apa artinya marhaban ya ramadhan itu. Jadi abis ini jangan asal ngomogn marhaban ya ramadhan ya. Kalo tau artinya kan lebih enak.

Oh iya… dengan ini sekaligus saya juga mengucapkan mohon maaf lahir bathin kepada semua yang membaca blog ini. Barangkali ada tulisan-tulisan saya yang kurang baik dan berkenan. Barangkali juga saya pernah membuat kesalahan pada Anda. Saya ingin bulan ramadhan kali ini harus benar-benar sukses. Untuk itu saya sudah buat planning-nya. Lah… puasa aja koq direncanain segala?? ya iya donk… biar bisa optimal memanfaatkan bulan ini untuk beribadah dan menggarap sebanyak mungkin pahal yang lagi banjir-banjirnya dibulan ini :) .

Nah… salah satu rencana amalan saya dibulan ramadhan yang terkait blog saya yang ini: mustafaKamal.biz adalah… Saya ingin memposting tulisan taushiyah islami setiap hari selama bulan ramadhan. Jadi untuk yang mengharapkan tulisan-tulisan IT atau opini-opini umum atau tulisan motivasi dsb yang sering muncul di blog saya. Saya mohon maaf karena bulan ini saya ingin benar-benar fokus mengisi blog saya dengan muatan taushiyah ramadhan. Lumayan kan, amalan taushiyah di bulan ramadhan. Pahalanya pasti lebih gede ) dan lagipula kebanyakan orang itu hatinya lebih lembut dan mudah menerima taushiyah ketika masuk bulan ramadhan.

Untuk mendukung penuansaan ramadhan di blog saya yang baru itu (mustafaKamal.biz), saya sudah buat tampilan special edition MustafaKamal.biz Edisi Ramadhan. Lebih segar dan lebih asri. Bikin template barunya ini bener2 bersusah payah nih, ngerjain malem-malem setiap pulang magang yang kerjaannya juga bertumpuk-tumpuk. Tapi akhirnya, jerih payah ini ada hasilnya juga. Ya tampilan blog ini lah hasilnya… Semoga bisa bermanfaat buat saya pribadi dan tentu saja buat semua yang membaca blog ini.

Wassalaamu’alaikum… ^^

AKKBB, Kalian sesat. FPI, kalian telah salah bertindak Rabu, 4 Juni 08

Posted by kamal87 in islam, opini, taushiyah.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
47 comments

Beberapa waktu yang lalu tepatnya hari minggu tanggal 1 Juni 2008 lalu, terjadi sebuah tragedi yang bagi saya sangat mencoreng wajah islam. FPI dengan beringasnya memukuli para demonstran AKKBB di monas. Mengenai kronologis detailnya sendiri saya kurang tahu. Yang saya tahu adalah pada hari minggu kemarin AKKBB sedang melakukan aksi menuntut bubarkan ormas-ormas yang menuntut Ahmadiyah. Dan kebetulan pada saat itu FPI juga sedang menjalankan suatu aksi. Kemudian dua massa aksi tersebut saling berpapasan. Lalu beberapa orang dari massa AKKBB mencemooh massa aksi FPI dengan ejekan “jamaah sesat!”, “Islam sesat” dsb. Akhirnya pihak-pihak FPI yang terkenal garang itu terbawa emosi dan langsung menhantam massa aksi AKKBB dengan beringas.

Sikap FPI yang seperti itu sangat disayangkan. Kenapa harus menempuh jalur kekerasan. Kenapa harus begitu mudahnya terbawa emosi. Kenapa harus bersikap beringas. Kalau kalian mengaku membawa nama islam. Bawalah ajaran islam yang SESUNGGUHNYA. Ajaran yang penuh kedamaian. Ajaran yang menyuruh umatnya bersikap sabar. Saya tahu bahwa mereka kaum liberal AKKBB juga salah. Mereka telah membawa lari aqidah mereka kedalam aqidahnya kaum liberal yang berkiblat pada gemerlap dunia barat. Pemikiran mereka telah teracuni oleh pemikiran-pemikiran barat. Namun, tetap saja sikap kalian yang kasar seperti itu tidak bisa dibenarkan.

Fir’aun tentu jauh lebih sesat dibanding mereka. Fir’aun dengan terang-terangan mengaku dirinya tuhan. Fira’aun bahkan dengan kekuasaannya memaksa rakyatnya untuk menyembah dirinya. Namun tetap saja Allah SWT menyuruh nabi musa untuk mengingatkan fir’aun dengan lemah lembut. Bukti qauliyah nya ada di Alqur’an Surat thaahaa:43-44

“Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas. maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.”

Fir’aun jelas jauh lebih sesat dari mereka yang tergabung dalam AKKBB. Dan Allah tetap memerintahkan nabi musa untuk mengingatkan fir’aun (yang jauh lebih sesat dari AKKBB) dengan lemah lembut. Lalu kenapa kalian (FPI) tanpa basa-basi membatai mereka. Memukuli mereka. Memberangus mereka-mereka yang tidak lebih jahat daripada fir’aun.

Kalau alasan kalian adalah karena awalnya mereka (AKKBB) mengejek dan mencemooh kalian. Itu justru menunjukkan kalian bukanlah orang yang sabar. Itu menunjukkan kalian belum sepenuhnya mengerti akan islam. Kalian tentu tahu Sirah (Sejarah) Rasulullah. Pada masa awal dakwahnya, tak terhitung begitu banyak penganiayaan yang dilakukan kaum kafir quraisy pada beliau. Bukan cuma diejek/dicemooh, bahkan Nabi Muhammad SAW juga dilepari kotoran oleh mereka. Lalu bagaimanakah sikap rasul dengan perlakuan kaum kafir quraisy tersebut. Apakah rasul membalas mereka dengan kasar? Apakah Nabi Muhammad balik memukuli mereka yang mengganggu rasul? Apakah nabi balas melempari mereka dengan kotoran? Atau paling tidak apakah rasul balik mencemooh mereka? TIDAK SAMA SEKALI, rasulullah SAW bersikap sabar. Dengan kesabaran yang sangat tulus. Rasul tetap memandang mereka yang menganggu dirinya dengan perasaan cinta. Rasul melihat mereka belum tahu, mereka belu sadar. Rasul malah justru mendo’akan semoga akan muncul hidayah. Seperti halnya yang terjadi pada rasul ketika hijrah ke thaif. Disana beliau ditolak mentah-mentah. Beliau dicaci-maki, dilempari sampai berdarah-darah. Kemudian rasul menjauh dari thaif. Ketika telah jauh, malaikat k\jibril menawarkan pada rasulullan untuk menghimpit kota thaif dengan dua bukit. Tapi rasululla menolak mentah-mentah. Rasul justru Berucap seperti ini:

“Allahummahdii qawmii fainnahum laa ya’lamuun” (Ya Allah berilah hidayah kepada kaumku ini, karena mereka masih juga belum faham tentang arti Islam). Rasulullah juga mendoakan agar keturunan mereka nanti akan menyembah Allah semata dan tidak mempersekutukanNya dengan apa pun.

Lalu bagaimana dengan kalian. Mereka (AKKBB) yang tidak lebih jahat dari penduduk thaif kala itu HANYA mencemooh kalian. Mereka tidak melempari kalian. Mereka tidak melukai kalian. Lalu apa yang kalian lakukan. Apakah kalian mendoakan mereka? Apakah kalian bersabar dengan sikap mereka. Ternyata tidak. Kalian justru membalas mereka dengan balasan yang sangat kasar.

Dalam kondisi perang sekalipun. Allah tidak memerintahkan kita umat islam untuk berlaku berlebihan. Kita (umat islam) hanya dibolehkan memerangi orang-orang yang lebih dudlu memerangi kita. Itupun TIDAK BOLEH berlebihan. Kita hanya boleh membalas dengan balasan yang setimpal. Bahkan Allah lebih memuliakan orang yang bersabar daripada orang yang membalas, walaupun itu dibolehkan. Sekarang apakah masa ini adalah masa peperangan? dimana kalau ada yang menyerang kita maka kita dibolehkan untuk membalasnya? tentu tidak. ini bukan masa peperangan, ini adalah masa damai. Dimana kita bisa mensyi’arkan islam dengan penuh kelembutan. Dimana kita bisa menegakkan agama ini dengan Izzah, dengan kebanggan menjadi umat islam.

Orang-orang AKKBB memang sesat. Mereka telah teracuni racun liberalisme dan pluralisme AGAMA (bukan pluralisme tok). Namun bukan begitu cara mengingatkan mereka. Bukan seperti itu cara meluruskan pemikiran mereka. Bersikaplah sebagaimana seharusnya seorang muslim bersikap. Berdakwahlah secara ahsan. Serukanlah kebaikan dengan kebaikan.

Kalian (FPI) Telah salah bertindak. Tujuan kalian memang sangat mulia, Tapi cara kalian sepenuhnya SALAH! Kalian tentu tahu syarat diteruimanya amal bukan? Yaitu niat yang tulus, CARA YANG BENAR DAN SESUAI SYARIAT!

Untuk kalian kaum islam liberal, sadarilah kalian telah teracuni oleh pemikiran barat.
Untuk Kalian saudara-saudaraku di FPI, Sadarilah kalian telah salah bertindak. Tindakan kalian justru membuat wajah islam semakin tercoreng.

bagaimana seharusnya muslim menyikapi film fitna Senin, 31 Maret 08

Posted by kamal87 in islam, opini, taushiyah.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
75 comments

Apa itu film fitna? koq akhir-akhir ini jadi heboh ya… Film fitna adalah film buatan seorang anggota parlemen belanda yang isinya menghujat umat muslim. Film itu benar-benar secara tidak adil mencitrakan islam sebagai agama teroris. Kalau mau lihat filmnya silahkan cari sendiri di belantara internet sudah banyak yang meng-uploadnya koq. FYI, mayoritas masyarakat dunia baik timur maupun barat setuju bahwa film ini film yang buruk. Film yang hanya menimbulkan kebencian. Tidak menunjukkan indahnya toleransi antar umat beragama. PM belanda sendiri mengecam perilaku geert wilders sang pembuat film ini. PBB juga sudah mengecam.

Pada tulisan kali ini saya ingin menunjukkan pendapat saya tentang bagaimana seharusnya kita sebagai muslim dapat menyikapi film tersebut. Ada satu berita yang ingin saya soroti di detikcom. berikut beritanya: dihujani FPI Telur, kedubes belanda bau amis. Berdasarkan berita tersebut, lagi-lagi saudara kita sesama muslim di FPI melakukn tindak anarki, tindakan yang justru mempermalukan umat islam. Tindakan tersebut sangat jauh dari tindakan yang penuh izzah. Tindakan yang menunjukkan kebesaran islam sebagai sebuah jalan hidup.

Bukan seperti itu seharusnya kita bersikap. Tentu kita umat muslim harusnya marah dengan penayangan film tersebut. Kita harus kecam sang pembuat film tersebut. Tapi apakah pengecaman itu harus dilakukan dengan cara yang tidak ahsan, tidak santun. Bahkan Allah tetap mengingatkan nabi musa untuk mendakwahi firaun secara lembut. Tidak dengan kekerasan. Lagi pula, pemerintah belanda sendiri secara resmi sudah mengeluarkan pernyataan kecamannya terhadap sang pembuat film. Jadi, tindakan FPI melempari kedubes belanda dengan telur sama sekali TIDAK BISA diterima!! (apalgi harga telur kan mahal, amsak dibuang unt hal yg seperti itu).

Untuk saudara-saudaraku di FPI, bertobatlah! sadarilah bahwa antum telah berlaku dzalim. Dzhalim pada kedubes dan pemerintah belanda. dzalim pada umat islam yang lain karena dengan aksi antum maka citra umat muslim benar-benar dianggap sebagai agama yang penuh denagn kekerasan. Dan kalian juga dzhalim pada diri sendiri karena telah melanggar syariat Allah dan membuang-buang telur tersebut (yang tentunya ada harganya) untuk keperluan yang seperti itu.

Lalu bagaimana seharusnya kita sebagai umat muslim menyikapi film ini? pertama, rasa amarah, kekesalan dan sebagainya itu adalah sesuatu yang wajar ada. Langkah selanjutnya, kita tidak boleh mengalirkan perasaan tersebut pada tindak-tindak anarkis. Kita harus mengalirkan amarah tersebut untuk tindakan yang diplomatif. Akan lebih baik jika kita secara santun dan tegas meminta pemerintah belanda dan seluruh dunia untuk mengecam film tersebut. Selanjutnya, kita harus secara berkesinambungan menunjukkan citra islam sebagai agama yang benar-benar rahmatan lil alamin. Tunjukkan hal itu dalam akhlak keseharian kita. Tunjukkan hal tersebut dalam sikap politis kita. Tunjukkan hal tersebut dengna ketulusan karena mengahrapkan ridho Allah SWT.

Islam bukanlah agama kekerasan. Islam adalah agama yang penuh kedamaian. Kalaupun dikatakan bahwa kita akan menguasai dunia. Ya, tapi tidak dengan cara memusnahkan umat-umat yang lain melainkan dengan cara mengayomi umat tersebut dalam naungan islam supaya seluruh bumi mencapai kemakuran yang hakiki. Allah hanya memperkenankan kekerasan manakala kita terlebih dahulu yang diserang. Itupun kita masih dilarang oleh Allah untuk membalasnya secara berlebihan. Kita punya hak untuk membalasnya naum tetap secara proporsional. Diluar itu, Allah tetap mengatakan bahwa bersabar itu lebih baik bagi kita. Mari kita contoh perilaku rasulullah yang senantiasa bersabar manakala dirinya dihina, diintimidasi, diancam, dilempari kotoran dsb. Mari kita tunjukkan bahwa islam memang benar-benar agama rahmatan lil alamin.

Jangan Lagi Pergi Haji!!! Selasa, 18 Desember 07

Posted by kamal87 in islam, opini.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
15 comments

Musim haji telah tiba. Suara-suara talbiyah telah bergema dari seluruh dunia menuju satu titik pusat makkah al mukarramah. Suara-suara tersebut bagaikan pusaran yang meliputi bumi dimana pusat pusaran tersebut adalah ka’bah baitullah. Segenap umat muslim dari segala penjuru bumi bertolak menuju pusat gema talbiyah tersebut.

Fenomena ini terjadi setiap tahun dibulan dzulhijjah. Banyak umat muslim yang begitu semangat dalam melakukan ibadah haji. Banyak umat muslim yang dalam hatinya tersimpan gelora besar untuk ‘menyapa’ Allah di padang Arafah. Namun sayangnya, tidak semua orang mampu untuk pergi ke makkah. faktor ketidakmampuan yang paling berpengaruh adalah faktor ekonomi. Begitu banyak orang-orang yang rindu pada ka’bah harus menyimpan dalam-dalam rasa rindunya itu karena tidak punya cukup biaya untuk berangkat ke tanah suci. Lalu darimana asalnya suara-suara talbiyah yang begitu keras menggema disekeliling bumi? Siapakah mereka yang setiap tahunnya memenuhi lingkaran thawaf ka’bah di masjidilharam. Kebanyak mereka berasal dari kalangan berada yang punya modal finansial yang kuat. Kebanyakan peserta haji setiap tahunnya berasal dari umat muslim di negara-negara teluk yang tanahnya telah diberkahi Allah dengan minyak yang melimpah.

Jika kondisi makkah saat musim haji dijadikan tolok ukur, mungkin kita akan melihat bahwa umat islam adalah umat yang makmur. Kita akan melihat bahwa umat islam adalah umat yang berdaya. Namun apakah semua itu benar? benarkah umat muslim rata-rata punya basis finansial yang kuat? benarkah sebagian besar umat muslim adalah umat yang kaya? jawabannya Tidak! mereka yang kaya, yang setiap tahunnya mengisi masjidilharam adalah hanya segelintir umat muslim. Mereka datang secara rutin ke makkah setiap tahun untuk melaksanakan ibdaha haji. 80% peserta haji pernah menjadi peserta haji sebelumnya. hanya 20% saja yang baru pertama kali naik haji.

Apakah mereka yang terus mengulang hajinya setiap tahun itu dapat dibenarkan? saya rasa TIDAK! bagaimana mungkin mereka dapat pergi dengan wajah penuh senyum ke arafah karen hendak “menyapa” Allah sementara diluar makkah banyak umat islam yang masih sibuk mempertahankan diri dari pembantaian, sibuk berpeluh-peluh mencari penyumbat rasa lapar. Bagaimana mungkin mereka dapat tiba di mekkah dengan hati sumringah sementara di palestina umat muslim harus meregang nyawa. Dulu Yusuf qardhawi pernah mengatakan pada umat muslim dinegara teluk supaya semua dana yang biasanya dipakai untuk berngakta haji disumbangkan saja ke mujahidin bosnia. Tapi mereka tidak menghiraukan seruan tersebut. Mereka menyahut dengan mengatakan “Kami tidak bisa meninggalkan ibadah haji, ka’bah seolah-olah memanggil-manggil menyeru kami… Hati kami sudah terpaut pada hajar aswad disana

Ada sebuah kisah yang menarik berkenaan dengan hal ini:

pada suatu masa ada seoarang muslim yang dalam dirinya sudah begitu bergeloran niat untuk pergi berhaji. Dia bekerja keras sekuat tenaga supaya dapat mengumpulkan uang untuk pergi berhaji. Dia terus bekerja dan bekerja tak kenal lelah. Sampai pada akhirnya beliau berhasil mengumpulkan uang yang cukup untuk pergi berhaji. Kemudian saat tiba musim haji, beliau segera menpersiapkan segala sesuatu untuk keberangkatannya. Pada saat hari keberangkatannya, beliau keluar dari rumah dengan sangat siap untuk bergegas menyambut seruan haji. Sebelum berangkat, dia menyempatkan diri untuk berpamitan dengan tetangga yang tinggal disebelah rumahnya. Ternyata dirumah tetangganya itu dia dapati tetangganya itu sedang tergeletak lemah tak berdaya, tak bisa melakukan apa-apa karena lapar. Dia segera tahu bahwa tetangganya itu sudah berhari-hari tidak makan. Dia tahu betul tetangganya itu membutuhkan pengobatan yang biayanya sama dengan biayanya untuk pergi berhaji. Kemudian di berpikir panjang, apa yang harus dilakukannya? apakah dia akan meninggalkan tetangganya dalam keadaan lemah sehingga dengan begitu dia dapat tetap melanjutkan perjalanannya ke baitullah? ataukah dia harus membatalkan kepergiannya, dan memberikan semua uang yg telah dikumpulkannya itu untuk biaya perawatan tetangganya itu?

Setelah berpikir baik-baik, akhirnya dia memutuskan untuk membatalkan kepergiannya ke makkah dan menggunakan semua uang hasil jerih payahnya untuk biaya perawatan tetangganya. Dia urungkan niatnya selama bertahun-tahun untuk pergi berhaji demi tetangganya.

Dilain tempat Allah bertanya pada malaikat penjaga makkah “Berapa jumlah orang yang melaksanakan haji tahun ini”. kemudian malaikat menjawab ” ada 800.000 orang ya Allah”. Lalu Allah berfirman “ketahuilah diantara 800.000 orang yang datang ke makkah tahun ini tidak ada satupun yang hajinya diterima.” Dan justru satu-satunya orang yang ‘hajinya’ diterima oleh Allah SWT adalah orang tadi yang membatalkan kepergiannya ke makkah karena ingin membantu tetanggnya yang sedang kesulitan.

Oleh karena itu, diserukan pada seluruh umat muslim yang sudah pernah pergi haji sebelumnya untuk tidak lagi menunaikan ibadah haji pada tahun2 berikutnya. lebih baik uang yang anda punya itu dipakai untuk memberangkatkan orang lain yang sudah menggebu-begu untuk berhaji. Atau lebih baik uang tersebut dipakai untuk memberi makan ratusan fakir miskin yang tidak tahu apakah hari ini dia bisa makan atau tidak.