jump to navigation

Cukup sudah untuk FPI, segera bubarkan ahmadiyah! Minggu, 8 Juni 08

Posted by kamal87 in indonesian development, islam, opini.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,
4 comments

Tulisan saya kali ini masih terkait dengan tulisan saya sebelumnya mengenai tragedi 1 juni yang terjadi di monas. Pada tulisan saya itu, ragam komentar berdatangan. Ada yang pro, kontra dan ada juga yang bingung mau memberikan komentar seperti apa. Pada tulisan tersebut, ada beberapa komentar yang saya perhatikan. Ada beberapa komentar yang mengatakan bahwa tulisan saya tidak imbang, ada yang mengatakan bahwa saya terlalu condong untuk menyalahkan FPI. Dan setelah saya perhatikan, saya juga sadar bahwa tulisan tersebut memang kurang adil. Terlalu menitikberatkan pada pengingatan kepada FPI tapi tidak membahas mengenai kesesatan ahmadiyah dan orang-orang tergabung dalam AKKBB. Memang sudah saya sadari kelemahan saya ketika menulis adalah saya seringkali tidak mampu menunagkan seluruh pemikiran saya dalam satu artikel yang utuh. Setiap kali saya menulis sesuatu, selalu saja ada bagian yang ada dalam pikiran saya yang tidak tertuang dalam tulisan. Akhirnya banyak pembaca tulisan saya yang salah paham. Maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menuangkan apa yang belum sempat tertuang dalam tulisan saya sebelumnya.

pada tulisan kali ini saya akan menitikberatkan pada bagaimana kita seharusnya umat muslim menyikapi tragedi tersebut. Intinya kita harus sadar bahwa memang kenyataannya yang salah dalam insiden tersebut bukan cuma FPI, tapi juga AKKBB yang telah secara gamblang dan sengaja melakukan provokasi. Aparat dalam hal ini juga punya kesalahan karena tidak menghentikan massa aksi AKKBB yang telah melanggar batas wilayah demonstrasinya. pemerintah juga punya kesalahan karena tidak bisa tegas menyikapi masalah ahmadiyah ini. Begitu banyak kesalahan yang dilakukan oleh berbagai pihak. Untuk itu, marilah kita sama-sama berintrospeksi.

Isu utama yang bergulir saat ini adalah pembubaran FPI. Semua mata kini sedang tertuju pada FPI. FPI kini seolah menjadi penyebab utama insiden tersebut. Seolah dalam insiden tersebut yang salah HANYA FPI. Saya setuju bahwa FPI telah melakukan kesalahan. Tapi INGAT! yang salah disini bukan cuma orang2 FPI (yang telah melakukan kekerasan, terlepas apapun alasannya). Tapi orang2 AKKBB juga salah. Bahkan mereka jauh lebih salah. AKKBB itu terdiri dari orang-orang yang membawa paham liberalisme dan pluralisme agama (bukan pluralisme tok) kedalam Indonesia. Mereka ingin kebebasan seluas-luasnya. Kebebasana yang sebenarnya tidak mungkin dapat diraih. Kebebasan seluas-luasnya itu cuma akan membentuk chaotic world dimana semua orang ingin bertindak semau dirinya sendiri tanpa memperhatikan hubungan dengan orang lain. Dan mereka ingin merendahkan arti agama menjadi sekedar kegiatan-kegiatan ritual tak bermakna. Mereka ingin menjauhkan norma-norma agama dari kehidupan sehari-hari. Mereka melakukan itu dengan dalih pluraslime agama. Mereka mengatakan bahwa semua agama sama. Mereka menganggap agama hanyalah seperangkat aturan-aturan untuk menjaga ruhani manusia. Oleh karena itu, mereka menganggap ahmadiyah tidak bermasalah. Mereka menganggap tidak ada yang salah dengan ahmadiyah karena memang pada dasarnya mereka menganggap semua agama dapat disamakan. Benar-benar sebuah pemikiran yang kacau. Mereka mendukung ahmadiyah dengan dalih kebebasan beragama. Padahal arti kebebasan bergama itu harus dibedakan dengan PENODAAN AGAMA. Kebebasan agama berarti masing-masing penganut agama yang sah di Indonesia bebas untuk melaksanakan aturan-aturan agamanya masing-masing. Sementara itu, Ahmadiyah yang mengaku bagian dari islam telah secara nyata menodai kesucian agama islam. Kalau mereka melepaskan diri dari agama islam dan membuat sebuah agama baru, maka mereka tetap salah karena Ahmadiyah tidak termasuk ajaran agama yang sah di Indonesia.

Sudah banyak pihak yang menyatakan bahwa inti masalah semua ini adalah lambatnya pemerintah dalam mengeluarkan SKB ahmadiyah ini. Oleh karena itu, seharusnya pemerintah fokus pada inti masalahnya. Ahmadiyah sudah jelas harus segera dibubarkan! OKI yang merupakan wadah persatuan umat muslim terbesar didunia saat ini sudah menyatakan secara resmi bahwa ahmadiyah adalah ajaran yang sesat. Sukarno dulu pernah secara tegas mengeluarkan peraturan mengenai larang penodaan terhadap agama. MUI telah menyatakan bahwa ahmadiyah itu sesat. Kenapa harus berlama-lama lagi mengulur-ulur waktu untuk mengeluarkan SKB tersebut? Satu-satunya hal yang menghambat pemerintah adalah tekanan dari tangan-tangan hitam yang bermain dibelakang. Tekanan itu datang dari kaum liberal (durrahman wahid dkk), datang dari amerika, datang dari konspirasi global zionis! Pemerintah harus bersikap tegas. Kalau kita ingin menjadi bangsa yang besar kita harus berani menghalau semua tekanan tersebut. Sayangnya pemerintah kita saat ini belum punya ketegasan tersebut. Pemerintah kita saat ini justru lebih memfokuskan diri pada FPI. Sedangkan akar masalahnya sendiri dibiarkan berlarut-larut. Intinya, AHMADIYAH HARUS SEGERA DIBUBARKAN!

Kepada seluruh umat islam, sadarilah kita saat ini telah diadu domba. Mereka (kaum liberalis) itu dengan upaya provokasinya itu berhasil mengadu domba kita. Mereka telah berhasil mengalihkan isu dari pembubaran ahmadiyah menjadi pembubaran FPI. Banyak dari kita umat islam yang ikut-ikutan menekan FPI. Akhirnya kita semua lupa dengan target awal kita yaitu pembubaran ahmadiyah. FPI tidak selayaknya dibubarkan, namun FPI harus tetap diingatkan. FPI harus tahu kapan harus bertindak secara tepat. Selesaikan pengingatan tersebut. Dan sekarang mari kita bawa kembali arus isu utama kepada isu-isu awal, yaitu pembubaran ahmadiyah.

AKKBB, Kalian sesat. FPI, kalian telah salah bertindak Rabu, 4 Juni 08

Posted by kamal87 in islam, opini, taushiyah.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
47 comments

Beberapa waktu yang lalu tepatnya hari minggu tanggal 1 Juni 2008 lalu, terjadi sebuah tragedi yang bagi saya sangat mencoreng wajah islam. FPI dengan beringasnya memukuli para demonstran AKKBB di monas. Mengenai kronologis detailnya sendiri saya kurang tahu. Yang saya tahu adalah pada hari minggu kemarin AKKBB sedang melakukan aksi menuntut bubarkan ormas-ormas yang menuntut Ahmadiyah. Dan kebetulan pada saat itu FPI juga sedang menjalankan suatu aksi. Kemudian dua massa aksi tersebut saling berpapasan. Lalu beberapa orang dari massa AKKBB mencemooh massa aksi FPI dengan ejekan “jamaah sesat!”, “Islam sesat” dsb. Akhirnya pihak-pihak FPI yang terkenal garang itu terbawa emosi dan langsung menhantam massa aksi AKKBB dengan beringas.

Sikap FPI yang seperti itu sangat disayangkan. Kenapa harus menempuh jalur kekerasan. Kenapa harus begitu mudahnya terbawa emosi. Kenapa harus bersikap beringas. Kalau kalian mengaku membawa nama islam. Bawalah ajaran islam yang SESUNGGUHNYA. Ajaran yang penuh kedamaian. Ajaran yang menyuruh umatnya bersikap sabar. Saya tahu bahwa mereka kaum liberal AKKBB juga salah. Mereka telah membawa lari aqidah mereka kedalam aqidahnya kaum liberal yang berkiblat pada gemerlap dunia barat. Pemikiran mereka telah teracuni oleh pemikiran-pemikiran barat. Namun, tetap saja sikap kalian yang kasar seperti itu tidak bisa dibenarkan.

Fir’aun tentu jauh lebih sesat dibanding mereka. Fir’aun dengan terang-terangan mengaku dirinya tuhan. Fira’aun bahkan dengan kekuasaannya memaksa rakyatnya untuk menyembah dirinya. Namun tetap saja Allah SWT menyuruh nabi musa untuk mengingatkan fir’aun dengan lemah lembut. Bukti qauliyah nya ada di Alqur’an Surat thaahaa:43-44

“Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas. maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.”

Fir’aun jelas jauh lebih sesat dari mereka yang tergabung dalam AKKBB. Dan Allah tetap memerintahkan nabi musa untuk mengingatkan fir’aun (yang jauh lebih sesat dari AKKBB) dengan lemah lembut. Lalu kenapa kalian (FPI) tanpa basa-basi membatai mereka. Memukuli mereka. Memberangus mereka-mereka yang tidak lebih jahat daripada fir’aun.

Kalau alasan kalian adalah karena awalnya mereka (AKKBB) mengejek dan mencemooh kalian. Itu justru menunjukkan kalian bukanlah orang yang sabar. Itu menunjukkan kalian belum sepenuhnya mengerti akan islam. Kalian tentu tahu Sirah (Sejarah) Rasulullah. Pada masa awal dakwahnya, tak terhitung begitu banyak penganiayaan yang dilakukan kaum kafir quraisy pada beliau. Bukan cuma diejek/dicemooh, bahkan Nabi Muhammad SAW juga dilepari kotoran oleh mereka. Lalu bagaimanakah sikap rasul dengan perlakuan kaum kafir quraisy tersebut. Apakah rasul membalas mereka dengan kasar? Apakah Nabi Muhammad balik memukuli mereka yang mengganggu rasul? Apakah nabi balas melempari mereka dengan kotoran? Atau paling tidak apakah rasul balik mencemooh mereka? TIDAK SAMA SEKALI, rasulullah SAW bersikap sabar. Dengan kesabaran yang sangat tulus. Rasul tetap memandang mereka yang menganggu dirinya dengan perasaan cinta. Rasul melihat mereka belum tahu, mereka belu sadar. Rasul malah justru mendo’akan semoga akan muncul hidayah. Seperti halnya yang terjadi pada rasul ketika hijrah ke thaif. Disana beliau ditolak mentah-mentah. Beliau dicaci-maki, dilempari sampai berdarah-darah. Kemudian rasul menjauh dari thaif. Ketika telah jauh, malaikat k\jibril menawarkan pada rasulullan untuk menghimpit kota thaif dengan dua bukit. Tapi rasululla menolak mentah-mentah. Rasul justru Berucap seperti ini:

“Allahummahdii qawmii fainnahum laa ya’lamuun” (Ya Allah berilah hidayah kepada kaumku ini, karena mereka masih juga belum faham tentang arti Islam). Rasulullah juga mendoakan agar keturunan mereka nanti akan menyembah Allah semata dan tidak mempersekutukanNya dengan apa pun.

Lalu bagaimana dengan kalian. Mereka (AKKBB) yang tidak lebih jahat dari penduduk thaif kala itu HANYA mencemooh kalian. Mereka tidak melempari kalian. Mereka tidak melukai kalian. Lalu apa yang kalian lakukan. Apakah kalian mendoakan mereka? Apakah kalian bersabar dengan sikap mereka. Ternyata tidak. Kalian justru membalas mereka dengan balasan yang sangat kasar.

Dalam kondisi perang sekalipun. Allah tidak memerintahkan kita umat islam untuk berlaku berlebihan. Kita (umat islam) hanya dibolehkan memerangi orang-orang yang lebih dudlu memerangi kita. Itupun TIDAK BOLEH berlebihan. Kita hanya boleh membalas dengan balasan yang setimpal. Bahkan Allah lebih memuliakan orang yang bersabar daripada orang yang membalas, walaupun itu dibolehkan. Sekarang apakah masa ini adalah masa peperangan? dimana kalau ada yang menyerang kita maka kita dibolehkan untuk membalasnya? tentu tidak. ini bukan masa peperangan, ini adalah masa damai. Dimana kita bisa mensyi’arkan islam dengan penuh kelembutan. Dimana kita bisa menegakkan agama ini dengan Izzah, dengan kebanggan menjadi umat islam.

Orang-orang AKKBB memang sesat. Mereka telah teracuni racun liberalisme dan pluralisme AGAMA (bukan pluralisme tok). Namun bukan begitu cara mengingatkan mereka. Bukan seperti itu cara meluruskan pemikiran mereka. Bersikaplah sebagaimana seharusnya seorang muslim bersikap. Berdakwahlah secara ahsan. Serukanlah kebaikan dengan kebaikan.

Kalian (FPI) Telah salah bertindak. Tujuan kalian memang sangat mulia, Tapi cara kalian sepenuhnya SALAH! Kalian tentu tahu syarat diteruimanya amal bukan? Yaitu niat yang tulus, CARA YANG BENAR DAN SESUAI SYARIAT!

Untuk kalian kaum islam liberal, sadarilah kalian telah teracuni oleh pemikiran barat.
Untuk Kalian saudara-saudaraku di FPI, Sadarilah kalian telah salah bertindak. Tindakan kalian justru membuat wajah islam semakin tercoreng.

bagaimana seharusnya muslim menyikapi film fitna Senin, 31 Maret 08

Posted by kamal87 in islam, opini, taushiyah.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
75 comments

Apa itu film fitna? koq akhir-akhir ini jadi heboh ya… Film fitna adalah film buatan seorang anggota parlemen belanda yang isinya menghujat umat muslim. Film itu benar-benar secara tidak adil mencitrakan islam sebagai agama teroris. Kalau mau lihat filmnya silahkan cari sendiri di belantara internet sudah banyak yang meng-uploadnya koq. FYI, mayoritas masyarakat dunia baik timur maupun barat setuju bahwa film ini film yang buruk. Film yang hanya menimbulkan kebencian. Tidak menunjukkan indahnya toleransi antar umat beragama. PM belanda sendiri mengecam perilaku geert wilders sang pembuat film ini. PBB juga sudah mengecam.

Pada tulisan kali ini saya ingin menunjukkan pendapat saya tentang bagaimana seharusnya kita sebagai muslim dapat menyikapi film tersebut. Ada satu berita yang ingin saya soroti di detikcom. berikut beritanya: dihujani FPI Telur, kedubes belanda bau amis. Berdasarkan berita tersebut, lagi-lagi saudara kita sesama muslim di FPI melakukn tindak anarki, tindakan yang justru mempermalukan umat islam. Tindakan tersebut sangat jauh dari tindakan yang penuh izzah. Tindakan yang menunjukkan kebesaran islam sebagai sebuah jalan hidup.

Bukan seperti itu seharusnya kita bersikap. Tentu kita umat muslim harusnya marah dengan penayangan film tersebut. Kita harus kecam sang pembuat film tersebut. Tapi apakah pengecaman itu harus dilakukan dengan cara yang tidak ahsan, tidak santun. Bahkan Allah tetap mengingatkan nabi musa untuk mendakwahi firaun secara lembut. Tidak dengan kekerasan. Lagi pula, pemerintah belanda sendiri secara resmi sudah mengeluarkan pernyataan kecamannya terhadap sang pembuat film. Jadi, tindakan FPI melempari kedubes belanda dengan telur sama sekali TIDAK BISA diterima!! (apalgi harga telur kan mahal, amsak dibuang unt hal yg seperti itu).

Untuk saudara-saudaraku di FPI, bertobatlah! sadarilah bahwa antum telah berlaku dzalim. Dzhalim pada kedubes dan pemerintah belanda. dzalim pada umat islam yang lain karena dengan aksi antum maka citra umat muslim benar-benar dianggap sebagai agama yang penuh denagn kekerasan. Dan kalian juga dzhalim pada diri sendiri karena telah melanggar syariat Allah dan membuang-buang telur tersebut (yang tentunya ada harganya) untuk keperluan yang seperti itu.

Lalu bagaimana seharusnya kita sebagai umat muslim menyikapi film ini? pertama, rasa amarah, kekesalan dan sebagainya itu adalah sesuatu yang wajar ada. Langkah selanjutnya, kita tidak boleh mengalirkan perasaan tersebut pada tindak-tindak anarkis. Kita harus mengalirkan amarah tersebut untuk tindakan yang diplomatif. Akan lebih baik jika kita secara santun dan tegas meminta pemerintah belanda dan seluruh dunia untuk mengecam film tersebut. Selanjutnya, kita harus secara berkesinambungan menunjukkan citra islam sebagai agama yang benar-benar rahmatan lil alamin. Tunjukkan hal itu dalam akhlak keseharian kita. Tunjukkan hal tersebut dalam sikap politis kita. Tunjukkan hal tersebut dengna ketulusan karena mengahrapkan ridho Allah SWT.

Islam bukanlah agama kekerasan. Islam adalah agama yang penuh kedamaian. Kalaupun dikatakan bahwa kita akan menguasai dunia. Ya, tapi tidak dengan cara memusnahkan umat-umat yang lain melainkan dengan cara mengayomi umat tersebut dalam naungan islam supaya seluruh bumi mencapai kemakuran yang hakiki. Allah hanya memperkenankan kekerasan manakala kita terlebih dahulu yang diserang. Itupun kita masih dilarang oleh Allah untuk membalasnya secara berlebihan. Kita punya hak untuk membalasnya naum tetap secara proporsional. Diluar itu, Allah tetap mengatakan bahwa bersabar itu lebih baik bagi kita. Mari kita contoh perilaku rasulullah yang senantiasa bersabar manakala dirinya dihina, diintimidasi, diancam, dilempari kotoran dsb. Mari kita tunjukkan bahwa islam memang benar-benar agama rahmatan lil alamin.

Umat islam harus kaya Sabtu, 1 Maret 08

Posted by kamal87 in enterpreneurship, islam, taushiyah.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,
17 comments

aa gym pernah bilang: “saya tidak mau kaya, tapi masalahnya… saya HARUS kaya”

ya, tentu saja. Umat islam harus kaya, umat islam harus jadi umat yang makmur. Umat islamharus berdaya sehingga dengan keberdayaannya itu umat islam dapat benar-benar menjadikan umat yang seutuhnya membawa islam sebagai rahmatan lil alamin.

Sayangnya, banyak paradigma salah yang muncul dikalangan beberapa ulama yang seolah mengisyaratkan bahwa kekayaan itu merupakan racun dunia yang harus dijauhi. Kekayaan merupakan sesuatu yang dapat membuat kita menjauh dari Allah. Banyak ulama yang menyerukan hidup ‘zuhud’, tapi dengan pengertian yang salah. Ketahuilah bahwa semua pernyataan tersebut adalah SALAH besar.

Umat islam tidak boleh miskin! Umat islam harus kaya!

Rasulullah semasa mudanya merupakan entrepreneur kelas dunia. Produk-produk dagangannya sudah melanglang ke berbagai pasar-pasar internasional yang ada saat itu. Selama ini, memang kita lebih banyak mendapatkan kisah hidup rasul yang begitu sederhana. Dimana beliau tidur hanya beralaskan tikar, dimana beliausering mengganjal perutnya dengan dua batu. Dimana dirumahnya dalam satu hari hanya ada air putih. Ya, memang seperti itulah corak kehidupan rasul. Tapi apakah itu berarti bahwa rasul itu miskin? Sama sekali tidak! Rasul itu SEDERHANA, bukan MISKIN. Ada satu riwayat yang mengatakan bahwa rasul itu pada bulan ramadhan kalau bersedekah seperti angin. Setiap ketemu orang langsung kasih. Ada juga riwayat shahih yang menceritakan bahwa rasul setiap hari memberi makan seorang pengemis yahudi buta yang selama ini seringkali menggosipi beliau. Dan bukti paling fenomenal tentang rasulullah yang kaya dan berdaya adalah ketika beliau meminang siti khadijah dengan mahar sebanyak 100 unta merah (1 unta merah itu kira2 10jutaan). Dan mahar sebesar itu beliau dapatkan dari hasil jerih payahnya sendiri sebagai seorang entrepreneur sukses.

Oleh karena itu, jangan lagi berpikir bahwa yang namanya zuhud itu berarti bahwa  kita harus miskin. Tidak perlu terlalu bersusah payah mencari uang dsb. Berpikirlah bahwa saya harus kaya sehingga saya nanti bisa memberikan manfaatyang sangat besar buat keluarga saya, buat orang2 dilingkungan saya, buat negara saya bahkan buat seluruh dunia.

“Sebaik-baik uang adalah yang berada ditangan orang shaleh” (hadits, shohih bukhari klo gak salah ^_^, cek aja ndiri ya :) )

Jangan Lagi Pergi Haji!!! Selasa, 18 Desember 07

Posted by kamal87 in islam, opini.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
15 comments

Musim haji telah tiba. Suara-suara talbiyah telah bergema dari seluruh dunia menuju satu titik pusat makkah al mukarramah. Suara-suara tersebut bagaikan pusaran yang meliputi bumi dimana pusat pusaran tersebut adalah ka’bah baitullah. Segenap umat muslim dari segala penjuru bumi bertolak menuju pusat gema talbiyah tersebut.

Fenomena ini terjadi setiap tahun dibulan dzulhijjah. Banyak umat muslim yang begitu semangat dalam melakukan ibadah haji. Banyak umat muslim yang dalam hatinya tersimpan gelora besar untuk ‘menyapa’ Allah di padang Arafah. Namun sayangnya, tidak semua orang mampu untuk pergi ke makkah. faktor ketidakmampuan yang paling berpengaruh adalah faktor ekonomi. Begitu banyak orang-orang yang rindu pada ka’bah harus menyimpan dalam-dalam rasa rindunya itu karena tidak punya cukup biaya untuk berangkat ke tanah suci. Lalu darimana asalnya suara-suara talbiyah yang begitu keras menggema disekeliling bumi? Siapakah mereka yang setiap tahunnya memenuhi lingkaran thawaf ka’bah di masjidilharam. Kebanyak mereka berasal dari kalangan berada yang punya modal finansial yang kuat. Kebanyakan peserta haji setiap tahunnya berasal dari umat muslim di negara-negara teluk yang tanahnya telah diberkahi Allah dengan minyak yang melimpah.

Jika kondisi makkah saat musim haji dijadikan tolok ukur, mungkin kita akan melihat bahwa umat islam adalah umat yang makmur. Kita akan melihat bahwa umat islam adalah umat yang berdaya. Namun apakah semua itu benar? benarkah umat muslim rata-rata punya basis finansial yang kuat? benarkah sebagian besar umat muslim adalah umat yang kaya? jawabannya Tidak! mereka yang kaya, yang setiap tahunnya mengisi masjidilharam adalah hanya segelintir umat muslim. Mereka datang secara rutin ke makkah setiap tahun untuk melaksanakan ibdaha haji. 80% peserta haji pernah menjadi peserta haji sebelumnya. hanya 20% saja yang baru pertama kali naik haji.

Apakah mereka yang terus mengulang hajinya setiap tahun itu dapat dibenarkan? saya rasa TIDAK! bagaimana mungkin mereka dapat pergi dengan wajah penuh senyum ke arafah karen hendak “menyapa” Allah sementara diluar makkah banyak umat islam yang masih sibuk mempertahankan diri dari pembantaian, sibuk berpeluh-peluh mencari penyumbat rasa lapar. Bagaimana mungkin mereka dapat tiba di mekkah dengan hati sumringah sementara di palestina umat muslim harus meregang nyawa. Dulu Yusuf qardhawi pernah mengatakan pada umat muslim dinegara teluk supaya semua dana yang biasanya dipakai untuk berngakta haji disumbangkan saja ke mujahidin bosnia. Tapi mereka tidak menghiraukan seruan tersebut. Mereka menyahut dengan mengatakan “Kami tidak bisa meninggalkan ibadah haji, ka’bah seolah-olah memanggil-manggil menyeru kami… Hati kami sudah terpaut pada hajar aswad disana

Ada sebuah kisah yang menarik berkenaan dengan hal ini:

pada suatu masa ada seoarang muslim yang dalam dirinya sudah begitu bergeloran niat untuk pergi berhaji. Dia bekerja keras sekuat tenaga supaya dapat mengumpulkan uang untuk pergi berhaji. Dia terus bekerja dan bekerja tak kenal lelah. Sampai pada akhirnya beliau berhasil mengumpulkan uang yang cukup untuk pergi berhaji. Kemudian saat tiba musim haji, beliau segera menpersiapkan segala sesuatu untuk keberangkatannya. Pada saat hari keberangkatannya, beliau keluar dari rumah dengan sangat siap untuk bergegas menyambut seruan haji. Sebelum berangkat, dia menyempatkan diri untuk berpamitan dengan tetangga yang tinggal disebelah rumahnya. Ternyata dirumah tetangganya itu dia dapati tetangganya itu sedang tergeletak lemah tak berdaya, tak bisa melakukan apa-apa karena lapar. Dia segera tahu bahwa tetangganya itu sudah berhari-hari tidak makan. Dia tahu betul tetangganya itu membutuhkan pengobatan yang biayanya sama dengan biayanya untuk pergi berhaji. Kemudian di berpikir panjang, apa yang harus dilakukannya? apakah dia akan meninggalkan tetangganya dalam keadaan lemah sehingga dengan begitu dia dapat tetap melanjutkan perjalanannya ke baitullah? ataukah dia harus membatalkan kepergiannya, dan memberikan semua uang yg telah dikumpulkannya itu untuk biaya perawatan tetangganya itu?

Setelah berpikir baik-baik, akhirnya dia memutuskan untuk membatalkan kepergiannya ke makkah dan menggunakan semua uang hasil jerih payahnya untuk biaya perawatan tetangganya. Dia urungkan niatnya selama bertahun-tahun untuk pergi berhaji demi tetangganya.

Dilain tempat Allah bertanya pada malaikat penjaga makkah “Berapa jumlah orang yang melaksanakan haji tahun ini”. kemudian malaikat menjawab ” ada 800.000 orang ya Allah”. Lalu Allah berfirman “ketahuilah diantara 800.000 orang yang datang ke makkah tahun ini tidak ada satupun yang hajinya diterima.” Dan justru satu-satunya orang yang ‘hajinya’ diterima oleh Allah SWT adalah orang tadi yang membatalkan kepergiannya ke makkah karena ingin membantu tetanggnya yang sedang kesulitan.

Oleh karena itu, diserukan pada seluruh umat muslim yang sudah pernah pergi haji sebelumnya untuk tidak lagi menunaikan ibadah haji pada tahun2 berikutnya. lebih baik uang yang anda punya itu dipakai untuk memberangkatkan orang lain yang sudah menggebu-begu untuk berhaji. Atau lebih baik uang tersebut dipakai untuk memberi makan ratusan fakir miskin yang tidak tahu apakah hari ini dia bisa makan atau tidak.

ratu adil yang aneh Selasa, 27 November 07

Posted by kamal87 in blognews, islam.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
comments closed

Ada orang aneh kasih komentar di blog saya. Tepatnya pada tulisana sebelum tulisan ini yang berjudul kenapa mengeluh??? Orang itu menyebut dirinya ratuadil. Isi komentarnya begini:

Mengeluh adalah bagian dari proses pendewasaan mental. Apakah anda tahu itu, orang goblok? lebih baik judul tulisan ini diganti menjadi “Kenapa sih jadi goblok dan mempermasalahkan hal yang tak bermasalah?”

Itu dia kutipan lengkap komentarnya. Sebenarnya kalau cuma karena komentar ini saya tidak akan sampai sudi mengungkit-ungkitnya sampai dijadikan satu postingan tersendiri. Kalau seperti itu namanya saya tidak berjiwa besar, dikritik dikit langsung sewot. Tapi yang membuat saya ingin mengungkit-ungkit adalah isi blognya, alamat blognya sengaja tidak saya kasih tahu (link di komentarnya juga sudah saya edit) karena saya tidak mau orang lain mengunjungi situs ini. Berikut beberapa alasannya:

  1. Kemungkinan besar jika saya masukkan link blognya disini, link tersebut hampir pasti dikunjungi. Semakin banyak yang mengunjungi blog ini maka rate nya akan semakin naik. walhasil blog ini malah jadi terkenal dan semakin efektif dalam menyebarluaskan pemikiran sesatnya.
  2. Untuk beberapa orang, konten blog ini akan cukup menarik untuk ditengok. Secara tidak sadar kita akan tergoda untuk membaca banyak tulisan disana. Semakin sering artikel-artikel disana dibaca maka akan semakin banyak muncul pertanyaan-pertanyaan nyeleneh dalam otak kita. Ini secara tidak langsung merupakan pencucian otak.

Klik disini untuk baca intisari konten dari situs tersebut + lanjutan postingan saya...

Tulis Komentarmu