Target Hidup
Kini aku adalah seorang yang punya semangat penuh untuk membangun hidupku. Aku telah mengisi hidupku dengan sorotan cahaya yang terang benderang dimana cahaya itu telah menerangi seterang-terangnya jalan hidupku. Aku sudah tak lagi ragu untuk melangkah. Kini aku sedang bergerak, berlari dengan kencang untuk mencapai suksesku.
Telah kutuliskan arti sukses dalam kamus hidupku. Telah kuperjelas langkah-langkahku menuju titik tersebut. Suksesku adalah ketika aku sampai pada kematian yang mulia. kematian yang di agungkan oleh Allah SWT. kematian yang membuat darah kematianku lebih harum daripada sejuta bunga didunia. Mati Syahid.
Bukan itu saja, suksesku adalah saat aku mampu memberikan manfaat terbaik pada diriku sendiri, pada kedua orangtuaku, pada keluargaku, pada lingkunganku, pada negeriku dan juga pada dunia. Telah kupatrikan dalam diriku bahwa suksesku adalah ketika aku mampu membangun masayarakat Indonesia menjadi masyarakat yang madani. Telah kubenamkan dalam dadaku bahwa suksesku adalah ketika aku mampu membuat sesuatu yang bermanfaat bagi seantero dunia. Aku ingin membangun kebanggaan menjadi bangsa Indonesia. Aku ingin membangun kebanggaan menjadi umat islam.
Aku akan capai semua tujuan tersebut melalui jalur enterpreneurship. Aku akan menggapai kesuksesanku dengan sebuah wajah. Wajah korporasi: univind.com. Dimana wajah tersebut adalah wajah yang penuh kesantunan. Wajah yang selalu tersenyum ramah. Wajah yang akan penuh dengan kebanggaan, penuh dengan izzah. Bukan wajah korporat yang selama ini banyak tumbuh di Indonesia. Wajah yang buruk, selalu merungut. Wajah yang dipenuhi dengan kepicikan. Wajah yang senantiasa menindas. Wajah yang terus menghisap manusia-manusia disekitarnya sampai mati kekeringan.
Telah kutuliskan semua mimpiku dalam lembaran-lembaran kertas putih yang menjadi rencana hidupku. 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun sampai 20 tahun kedepan dan lebih jauh lagi sampai kepada target pencapaianku ketika aku telah sampai pada bendera ajalku. Semuanya tertuang dalam kata-kata yang jelas dan terukur. Telah kumulai langkah awalku untuk mengganti setiap kata menjadi nyata. Telah kubangun sebuah prototipe korporat bernama univind yang akan menjadi wajahku dalam bergerak menuju kesuksesan. Telah kuteguhkan keyakinan dalam hatiku bahwa univind benar-benar akan berkembang sesuai dengan apa yang kuinginkan. Telah kubuat langkah-langkah strategis menuju kesuksesannya.
Namun kini aku masih terlalu lemah. Aku belum punya ilmu yang luas. Pengalamanku masih terlalu sedikit. Aku masih butuh energi dari luar. Aku masih harus belajar lebih banyak. Aku masih harus menyerap semua ilmu yang melewati diriku. Aku belum bisa terbang menikmati pemandangan indah dari langit diatas sana. Aku masih harus terus bergerak, berpeluh-peluh mendaki untuk sampai dipuncak bumi. Aku masih butuh bimbingan dari elang yang telah melanglang. Aku harus terus mencari sumber-sumber mata air ilmu yang dapat menyegarkanku dari dahaga untuk belajar. Belajar meraih sukses. Belajar menggunakan akal. Belajar memperhalus hati. Belajar mempertinggi keikhlasan. Belajar dan terus belajar sampai kuterbaring diliang lahat dengan membawa kesuksesanku, kebanggaanku.



subhanallah..
semoga diperkuat, dipermudah, dan dijaga selalu oleh-Nya
Kalo nikahnya udah dimasukin ke target hidup blom?
@praditya: ya iyalah…
@leni: amin. jazakillah do’anya.
ngomong mulu nt mal!
kapan kasih undangan ke ane?
hehehehehe
mendingan ane kasih saran target jangka pendek buat nt, yaitu rajin mandi pagi seblom kuliah, itu lebih realistis mal!
@euller: enak aje nt, ane setiap pagi selalu mandi. ane gak ikutan aliansi manjanya nt.
Insya Allah ane sih tetep bersih… dan lebih peduli
target hidupnya ente, masuk nikah juga ngak?
@GRaK: wah wah… kayaknya banyak yg nanyain ttg nikah ye
klo yg satu itu sih udah jelas pasti. udah diplot kapan waktunya. tinggal tunggu tanggal mainnnya aja
Manusia berencana, Tuhan yang menentukan Mas… Semangat ya.
fxekobudi: thanks
subhanalloh, semoga apa yang dicita-citakan anta dikabulkan Zat Yang Maha Mendengar amin…
@hujanhijau: jazakallah. amiin
Assalaamu’alaikum
wah, keren euy. Jgn patah semangat, nulis impian di halaman about, biar seluruh dunia tahu apa yang jadi mimpi kita. Boleh jadi ada orang yang turut mendoakan agar keinginan kita terwujud. Amin.
Jadi inget quote dari Tung Desem Waringin “impian yang tidak ditulis, sama dengan gombal”
Salam kenal, dan semoga Allah Beserta kita.
Wassalaam
@sang prabo: salam kenal jugya sang prabo
ayooo…semangat mencapai tujuannya yaaa mas jgn nyerah
@riky: makasi mas riky atas semangatnya
kok mirip fahri ya?
nulis tujuan-target hidup juga
@ghanirasyid: yee… eamngnya yg nulis bgituan cuma fahri the AAC guys doank
tapi bisa dibilang saya terinspirasi dari sana juga sih
semangat!
@achoey sang khilaf: Semangat juga
hebat…ada juga di zaman kabut kayak gini pemuda kaya ente…salut ane salam kenal
@raizal: ah… ini mah masih blom ada apa2nya. Masih banyak anak2 muda yg jauh lebih mantabh dari saya. salam kenal juga
hm..jago banget merangkai kata-kata n_n
AMin!!!
Dua modal terbear yg diperlukan mencapai kesuksesan adalah SEMANGAT dan MIMPI…seperti para laskar pelangi itu..
Bermimpilah..maka Allah akan memeluk mimpi-mimpimu.
gimana cara daftarny???lalu apa yang saya dapat??
Salam.
Saya tadi lagi nyari2 di google ‘target hidup’. Dapat lah saya link blog ini. Waktu baca isinya, wah…kagum saya. Bener2 seperti apa yang saya inginkan juga dalam hidup saya.
Makasih banyak buat semangatnya
Saya belajar IT juga, tapi masih yg dasar2 aja.. Pingin bisa jadi technopreneur kyk abg jg
sama2 mina, semoga menginspirasi ya untuk mina buat target hidup yang jauh lebih keren dari ini
makasi min. Semoga bisa bner2 jadi technopreneur ya
life is a study… if we have no study, it’s means that we are getting to lost of our goal.