berjuang diselimuti keterbatasan Sabtu, 10 Mei 08
Posted by kamal87 in islam, taushiyah.Tags: bergerak, berjuang, inspirasi, juang, keterbatasan, kokoh, kuat, langkah, melangkah, perjuangan, pribadi
3 comments
sekali-kali mau posting puisi ah… tentang jangan pernah berhenti berjuang walaupun dipenuhi dengan kerterbatasan. puisinya rada ngasal sih, cuma mo nulisin pengalaman pribadi dengan gaya yang puitis
hidup ini
adalah sesuatu yang indah
jika disertai dengan sebuah perjuangan
perjuangan membangun hidup
yang diiringi dengan derap tekad kebaikan
perjuangan ini
adalah sesuatu yang manis
yang akan selamanya kunikmati
tak peduli betapapun beratnya langkah ini
tak peduli bertumpuknya keterbatasan dalam diriku
keterbatasan ini
tidak akan menghentikan langkahku sedikitpun
keterbatasan ini
cuma membuat nilai perjuanganku
menjadi semakin indah
cuma membuat perjuanganku semakin bernilai
dengan keterbatasan ini
setiap sendi tubuhku akan bergerak lebih cerdik
berusaha mencari celah untuk menerobos dinding keterbatasan ini
keterbatasan ini cuma akan membuatku semakin gencar berlari
setiap upaya lebih keras yang kulakukan untuk melanjutkan langkahku akan dinilai lebih tinggi oleh-Nya
penilaian ini akan membuatku semakin semangat
yang pada akhirnya membuat derap langkahku menjadi lebih kencang
yang pada akhirnya membuat arus perjuanganku terus menerus menjadi lebih deras tak terbendung
aku… tak akan pernah sedikitpun berhenti bergerak
membawa dunia menjadi lebih baik
apapun yang terjadi
insya Allah
aku akan tetap selamanya berada dalam jalan perjuangan ini]]
~semoga menginspirasi
Arah pergerakan mahasiswa masa depan Sabtu, 3 Mei 08
Posted by kamal87 in indonesian development.Tags: aksi, arah, bangsa, BEM, BEM UI, Bogor, bundar, demokrasi, demonstrasi, Fakulast, Fasilkom UI, Gedung, gugatan, Ilmu Komputer, Indonesia, Institut, Institut Pertanian Bogor, IPB, istana, jaket, jaket kuning, jalan, jalanan, kelompok kerja, kepung, kepung istana, Komputer, konferensi, konferensi BEM SI, kuning, mahasiswa, nasional, nasionalis, nasionalisme, otoriter, partisipasi, pemerintah, Pengmas on IT, pergerakan, Pertanian, PKM, pokja, politik, rakyat, rekan, relevan, riset, TUGU RAKYAT, tujuh, tujuh gugatan rakyat, tuntutan, UI, Universitas, Universitas Indonesia
18 comments
Saya adalah seorang mahasiswa yang bercokol dikampus yang disebut-sebut sebagai kampus perjuangan. Kampus yang begitu mencolok dengan jaket kuningnya. Kampus yang dikatakan jika mahasiswanya turun kejalan maka hati-hati akan ada perubahan. Kampus Universitas Indonesia. Lebih spesifik lagi dikampus UI ini saya mendalami bidang kajian ilmu komputer di gedung bundar fasilkom UI.
Melalui tulisan ini, saya ingin mengutarakan pendapat saya mengenai pergerakan mahasiswa saat ini. Tulisan saya ini merupakan respon terhadap beberapa aksi yang dilakukan oleh sahabat-sahabat saya belum lama ini. Begitu mirisnya saya melihat saudara-saudara seperjuangan saya yang rela tidur dijalanan demi menunjukkan perhatiannya pada bangsa. Tulisan ini juga merupakan jawaban atas pertanyaan beberapa orang sahabat saya yang menanyakan kenapa saya tidak pernah mau ikut aksi? kenapa tingkat
partisipasi fakultas saya dalam kegiatan-kegiatan seperti itu sangat kecil? Tulisan ini dibuat dengan harapan dapat memberikan pencerahan pada rekan-rekan mahasiswa bahwa sudah saatnya kita merubah arah pergerakan kita.
tercatat tanggal 21-23 maret lalu, BEM UI mengadakan konferensi BEM Seluruh Indonesia. Saya sendiri sudah lama mendengar isu akan diadakannya acara ini. Ketika mendengar isu ini saya merasa ada angin segar. Semoga acara ini bisa menjadi titik tolak perubahan pergerakan mahasiswa kedepan. Tapi ternyata hasil dari acara ini tidak seperti yang saya harapkan. Konferensi ini ternyata hanya menghasilkan (lagi-lagi) tuntutan terhadap pemerintah diantara sekian banyak tuntutan-tuntuan yang pernah dilayangkan mahasiswa pada pemerintah. Tuntutan ini diberi nama TUGU RAKYAT (Tujuh Gugatan Rakyat)
. Coba kita hitung berapa banyak sebenarnya tuntutan-tuntutan kita yang benar-benar diperhatikan oleh pemerintah. Memang ada, tapi sangat sedikit. Seharusnya pertemuan itu bukan cuma sekedar membahas permasalahan bangsa kemudian membuat tuntutan pada pemerintah. Seharusnya konferensi itu menghasilkan kesepahaman tentang apa yang bisa dan seharusnya dilakukan oleh mahasiswa untuk memperbaiki bangsa ini. Hanya menuntut tidak akan membawa hasil apapun, tidak akan memberi perubahan yang nyata buat rakyat. Sebaliknya, hanya perbuatan konkrit lah yang bisa memberikan dampak nyata dalam upaya memperbaiki kondisi bangsa kita. Yang dibutuhkan adalah Solusi konkrit, bukan cuma barisan point-point tuntutan.
Kemudian hasil konferensi ini di tindak lanjuti dengan aksi yang diberi tagline hiperbolis “kepung istana”. Aksi ini diikuti oleh kurang lebih 600 orang. Mereka bahkan sampai menginap didepan istana negara dan tidur dijalanan. Lalu apa? adakah perubahan yang berarti akibat aksi demonstrasi ini? apakah kini rakyat sudah mendapat kesejahteraan yang lebih baik? Apakah semua aksi kita itu diperhatikan oleh pemerintah? jawabannya tentu TIDAK. Dan saya sangat menyayangkan aksi mereka menginap dijalanan. Apakah tidurnya mereka di aspal itu benar-benar mampu membuat perubahan? tentu tidak. Padahal akan jauh lebih baik jika tenaga mereka dialihkan untuk berbuat sesuatu hal yang konkrit untuk mensejahterakan masyarakat.
Sadarilah aksi semacam itu kini sudah tidak efektif lagi. Aksi hanya diperlukan dalam suasana pemerintahan yang otoriter. Sehingga kita sebagai mahasiswa punya peran untuk melakukan represi politik pada pemerintah. Sementara kondisi politik Indonesia saat ini cenderung stabil. Iklim demokrasi berjalan dengan baik. Coba perhatikan, aksi-aksi mahasiswa yang benar-benar efektif dan mampu membawa perubahan adalah aksi yang membawa agenda besar untuk untuk melakukan perbaikan yang sifatnya mendesak dan butuh represifitas yang tinggi. Salah satu contohnya adalah aksi `98. Kalau saya jadi mahasiswa pada saat itu, tentu saya akan dengan sukarela ikut dalam aksi tersebut. Tapi dalam aksi-aksi lain yang tidak membawa tujuan perubahan besar, yang pada akhirnya hanya bertujuan menunjukkan eksistensi mahasiswa, saya tidak akan mengikutinya.
Dulu, kalaupun suatu aksi demonstrasi tidak membawa agenda perubahan yang besar. paling tidak media masih meliput aksi tersebut dengan serius. Sehingga gaungnya bisa benar-benar terlihat oleh publik. Dalam kondisi seperti ini, paling tidak aksi yang dilakukan mahasiswa masih bisa memberikan manfaat, yaitu masyarakat menjadi tahu bahwa mereka masih punya tumpuan. pasca 98 s/d tahun 2004-an, aksi mahasiswa masih bisa dijadikan sarana untuk menunjukkan perhatian kita para mahasiswa terhadap persoalan bangsa. Tapi coba lihat saat ini, banyak pihak yang sudah jemu dengan aksi-aksi tersebut. Rakyat sudah semakin skeptis dengan aksi-aksi yang kita lakukan. Media sudah tak lagi menganggap aksi-aksi mahasiswa sebagai berita yang patut disebarluaskan secara masif. Alhasil, demonstrasi mahasiswa kini benar-benar terasa kosong tak tak bermakna. Demonstrasi kini tidak lagi membawa agenda perubahan yang besar, hanya tuntutan demi tuntutan. Selain itu, demonstrasi kini juga sudah tidak mendapat perhatian publik. Sehingga upaya kita untuk menunjukkan perhatian kita pada bangsa ini juga menjadi tidak efektif.
Oleh karena itu, sudah saatnya kita para mahasiswa merubah arah pergerakan kita. Kedepannya kita harus lebih banyak bergerak pada lahan yang benar-benar riil memberikan efek nyata buat masyarakat. Kita harus mulai memberdayakan potensi intelektual kita untuk memberikan solusi konkrit buat bangsa. Kegiatan-kegiatan aksi, demonstrasi dkk kini sudah tidak lagi diperlukan karena memang tidak relevan dengan kondisi saat ini. Kegiatan-kegiatan seperti pembangunan desa (UI Comdev BEM UI), pembuatan blueprint jakarta (Pokja DKI BEM UI), pelatihan komputer gratis untuk rakyat (Pengmas On IT BEM fasilkomUI) dkk harus lebih diperbanyak. Riset-riset yang ditujukan untuk menghasilkan solusi bagi bangsa harus lebih intensif. PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) juga dapat menjadi sarana memberikan solusi konkrit untuk bangsa. Asalkan mahasiswa yang mengikutinya bukan cuma bertujuan untuk memenangkan lombanya tapi juga bertujuan untuk memberikan solusi konkrit permasalahan bangsa. Kedepannya, kita harus lebih banyak memberikan dukungan atas setiap kerja positif yang telah dilakukan pemerintah.
Sejauh ini, saya lihat sudah ada satu kampus di Indonesia yang sudah sangat berhasil mengarahkan pergerakan kemahasiswaannya ke arah yang benar. Kampus itu adalah kampus IPB (Institut Pertanian Bogor). Salut saya untuk rekan-rekan mahasiswa di IPB yang telah memberikan banyak solusi konkrit untuk mengentaskan berbagai macam persoalan bangsa. Kampus saya sendiri, UI, yang dulu disebut sebagai barometer utama pergerakan kemahasiswaan nasional kini sudah tidak terasa lagi. Saya mengakui bahwa kami disini masih berkutat dengan model perjuangan gaya lama yang sudah tidak lagi relevan. Saat ini, kami para aktivis mahasiswa di UI sedang berusaha mengarahkan pergerakan kami ke arah yang sesuai.
Diluar semua itu, kita juga tak boleh lengah untuk terus mengingatkan pemerintah untuk melakukan perbaikan disana-sini. Kita harus mencari cara lain yang lebih efektif daripada demonstrasi. Cara yang lebih cocok untuk kondisi saat ini. Kalau memang suatu saat nanti, terbentuk kemabli iklim politis yang memaksa kita untuk turun kejalan maka ayo kita kemabli lagi kejalanan meneriakkan suar-suara lantang kita. Menggemakan idealisme kita. Menunjukkan perhatian kita pada rakyat. Tapi saat ini, bukan itu jalan yang harus kita tempuh. Kita harus mencari jalur lain yang lebih jelas. Jalur yang secara nyata akan membawa perbaikan pada Indonesia.
Semoga kita para mahasisa Indonesia dapat terus menjalankan perannya pada bangsa ini. Semoga kita dapat terus memberikan kontribusi aktif kita pada upaya perbaikan bangsa Indonesia.
Hidup Bangsaku!
Hidup Rakyat Indonesia!
~”hidup mahasiswa!” hanyalah seruan arogansi eksistensial mahasiswa pada rakyat Indonesia.
web 2.0 itu bukan teknologi baru Selasa, 29 April 08
Posted by kamal87 in ilmu2 IT, web dan internet.Tags: 2.0, ajax, css, google, google sugges, html, internet, javascript, suggest, teknologi, web, web 2.0, web2.0, world wide web, www
11 comments
Setelah sekian lama tidak menulis tentang IT, kali ini saya mau mencoba back to my core competence: IT especially web engineering. Kali ini saya membuat artikel mengenai web 2.0. Tentang salah kaprah terhadap definisi yang sebenarnya.
Banyak orang yang mengatakan bahwa web 2.0 itu adalah teknologi versi baru dari web. Banyak yang menyangka bahwa web2.0 merupakan wujud web yang lebih canggih dengan berbagai macam kemampuan-kemampuan yang belum ada pada web versi sebelumnya, web 1.0 tentunya. Tahukah Anda bahwa ternyata, semua itu Salah! Web 2.0 bukanlah teknologi baru. Web 2.0 sudah ada bahkan sejak awal mula internet muncul.
Kenyataannya web 2.0 hanyalah sebuah terminologi baru dalam dunia web yang digembar-gemborkan. Web 2.0 hanyalah sebuah metode atau cara baru dalam memberdayakan web. Terminologi web 2.0 ini pertama kali dicetuskan oleh o’reilly media pada tahun 2003. Terminologi ini mengacu pada pemanfaatan web yang belakangan semakin meluas. Dulu, web hanya berisi setumpuk informasi-informasi statis yang hanya bisa dibaca oleh pengunjung. Sekarang, web telah berubah menjadi dunia interaktif yang melibatkan partisipasi aktif dari pengunjung website yang bersangkutan. Contoh: pengunjung bisa ikut memasukkan konten, bermain game, memberi komentar dan sebagainya. Intinya, web 2.0 adalah sebuah terminologi yang dibuat untuk memberi istilah pada arus baru penggunaan web yang ada belakangan ini.
Lalu bagaimana dengan pernyataan bahwa web 2.0 adalah sebuah teknologi baru didunia web. Pernyataan itu jelas salah. Teknologi adri web itu sendiri masih belum banyak berubah sejak awal mula munculnya web. HTML, CSS, javascript dan AJAX dsb itu sebenarnya sudah ada sejak lama. Teknologinya sudah ada sejak lama, namun pemanfaatan teknologi tersebut baru akhir-akhir ini saja bergerak kearah pembentukan aplikasi web yang interaktif. AJAX sendiri baru dipopulerkan oleh Google dengan Google Suggest-nya.
Web 2.0 itu hanya sebuah istilah marketing. Tim berners lee (sang pencipta web) sendiri mengatakan bahwa web 2.0 itu hanyalah sebuah “piece of jargon“. Berikut kutipan perkataannya tim berners lee dalam sebuah wawncara podcast:
“Nobody really knows what it means, if Web 2.0 for you is blogs and wikis, then that is people to people. But that was what the Web was supposed to be all along.”
Intinya, web 2.0 bukanlah sebuah teknologi baru. Web 2.0 hanyalah sebuah terminologi baru.
menyikapi kegagalan Senin, 21 April 08
Posted by kamal87 in taushiyah.Tags: alfa, belajar, berani, berhasil, edison, gagal, keberhasilan, kegagalan, kesuksesan, nekad, nekat, sukses, thomas
25 comments
Belum lama ini saya mengikuti lomba KKTM (Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa). Sejak lama saya sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba tersebut. Sejak jauh hari saya juga sudah mulai mengumpulkan data, menganalisa dan membuat tulisannya. Saya benar-benar telah berusaha maksimal dalam mengikuti lomba ini. Tapi ketika diberi undangan untuk mempresentasikan karya tulis saya, saya agak terkejut karena saya diundang untuk mengikuti presentasi KKTM bidang pendidikan. Padahal saya hendak mengikuti KKTM IPS. Rupanya ketika saya mengecek bagian halaman cover karya tulis saya, disana terdapat sebuah kesalahan kecil yang fatal. Hanya satu kesalahan kata disana, seharusnya di bagian cover tersebut saya menulis “Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa Bidang IPS” tapi saya justru menulis “Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa Bidang Pendidikan”. Alhasil, karya tulis saya salah alamat. karya tulis yang saya buat itu sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan masalah pendidikan. Peluang saya untuk menang dalam kompetisi tersebut tiba-tiba menjadi sangat kecil. Hanya satu kata dari ribuan kata yang terhimpun dalam karya tulis tersebut, namun efeknya begitu besar menghantarkan kegagalan untuk saya.
Seperti biasa, saya tidak akan curhat disini. Saya justru ingin memberikan nasihat buat diri saya sendiri dan juga buat Anda semua yang membaca tulisan saya. Nasihat ini adalah mengenai bagaimana kita menyikpai kegagalan tersebut. Banyak orang yang ketika mengalami kegagalan maka dia langsung jatuh depresi. Hidupnya seolah penuh tekanan. Banyak yang tidak bisa bangkit lagi setelah jatuh.
Sikap tersebut merupakan sikap yang salah. Orang-orang seperti itu biasanya adalah orang yang
tidak mampu melihat sisi terang dari sebuah keburukan. Pikiran negatifnya sudah menutupinya dari celah terang yang masih sangat mungkin dilalui.
Bagaimana kita menyikapi kegagalan? pertama, tentunya beristighfar. Perasaan sedih yang muncul dalam diri kita itu adalah sikap yang wajar. Tapi yang penting jangan sampai kesedihan ini terus berlarut-larut. Kesedihan yang berlarut-larut itu cuma akan membunuh kita secara perlahan. Oleh karena itu kita mesti banyak-banyak beristighfar. Mengingat Allah. Kita mesti percaya bahwa pasti ada suatu hikah dibalik kegagalan ini.
Kedua, cari hikmahnya. Seburuk apapun suatu kondisi itu pasti ada hikmah positif dibaliknya. Sebenarnya segala sesuatu di dunia itu positif dan pasti punya kebaikan buat kita. Semuanya tergantung bagaimana kita memandang setiap kondisi tersebut. Kalau kita berpikir positif maka otak kita akan terdorong untuk mencari hikmah dan mengambil pelajaran dari setiap kegagalan yang kita alami.
ketiga, segera cukupkan evaluasinya. Langsung bergerak lagi. Kali ini Anda bisa bergerak dengan lebih cerdas karena Anda sudah lebih tahu mana jalan yang tidak seharusnya dilewati. Thomas Alfa Edison melakukan percobaan penemuan lampu sampai 9999x, baru pada percobaan ke 10000 dia berhasil. Apa yang dikatakan olah mas alfa itu “saya bukan menemukan 9999 kegagalan tapi saya menemukan 9999 jalan untuk membawa saya pada kesuksesan”. Yah… kira2 gitulah (salah2 dikit gak napa yak
)
Kalau sudah begitu, dijamin. Anda pasti akan terus menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Karena setiap kegagalan yang Anda alami itu Anda jadikan pelajaran yang berharag suapay tidak terpersosok dalam jurang yang sama. Kegagalan demi kegagalan itu cuma akan membuat Anda semakin kuat, semakin kokoh. Berdiri sebagai manusia dengan sejuta potensi.
Maraknya Komunitas IT di Indonesia Jumat, 18 April 08
Posted by kamal87 in indonesian IT development.Tags: blog, cabeijo, china, community, developer, email, group, INDC, india, Indonesia, informasi, Information, inovasi, Inovation, kelompok, Knowledge, komuci, komunitas, komunitas IT, KPLI, Leadership, linux, LIPI, list, Mac OS, mailbox, mailing, mailing list, maju, marak, microsoft, milis, MUGI, online, pecinta, People, perkembangan, portal, profesional, server, singapura, sukses, System, Technology, teknologi, trainer, tutang, user, Windows, WSS-ID, wss-id.org
8 comments
Dunia IT akan dikenal apabila komunitasnya berkembang. Sebut saja India, Singapura, Korea, dan lain-lain komunitas IT-nya sejak beberapa tahun lalu sudah berkembang. Di Indonesia sendiri komunitas IT memang sudah berkembang sejak lama, hanya saja perkembangannya timbul dan tenggelam.
Sejak beberapa tahun lalu, komunitas IT khususnya sistem operasi mulai bermunculan, misalnya Komunitas Linux dengan KPLI-nya, komunitas MacOS, MUGI (Microsoft User Group Indonesia), INDC, WSS-ID (Windows Server System Indonesia), dan sebagainya. Dengan banyaknya komunitas IT di Indonesia, diharapkan akan terbentuk masyarakat IT yang handal dan professional. Maraknya blog dan portal IT menandakan bahwa masyarakat IT Indonesia sudah semakin berkembang. Dalam komunitas IT, sebenarnya tidak hanya tempat
berkumpulnya IT Pro saja, melainkan semua lapisan masyarakat IT di Indonesia, mulai dari IT Pro, Developer, dosen, mahasiswa sampai end user atau pemakai. Komunitasnya sendiri bermacam-macam mulai dari IT Pro, Komunitas Developer, Komunitas MacOS, Komunitas Linux, dan sebagainya. Begitu juga dengan anggotanya
juga bermacam-macam, mulai dari IT Professional, Trainer Independent, PNS, dosen, guru, mahasiswa, sampai end user.
Berkembangnya komunitas IT merupakan pertanda bahwa SDM IT di Indonesia mulai diperhitungkan. Pada dasarnya tujuan utama dari suatu komunitas IT adalah berbagi pengetahuan dan pengalaman sesama penggunanya. Namun, tentu saja akhirnya akan tumbuh dan berkembang juga peluang bagi kita untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan pekerjaan, pendidikan, dan lain-lain. Masyarakat IT di Indonesia kini bisa dengan mudah mengikuti perkembangan, karena para IT Pro yang ada di kota-kota besar bisa menuliskan pengalamannya dalam suatu media, bisa blog, portal ataupun milis. Sementara itu masyarakat lainnya terutama yang jauh dari kota besar bisa mendapatkan informasi melalui media blog, milist atau portal yang ada. Portal IT Pro yang saat ini membernya hampir mencapai 10.000 orang merupakan
komunitas online yang banyak dikunjungi masyarakat. Portal ini bernama WSS-ID.ORG (Windows Server System Indonesia) dengan alamat http://wss-id. org. Pada portal ini selain menampilkan blog, juga e-book gratis. Portal dengan konsep KPLI (Knowledge, People, Leadership, dan Inovation) ini masih tergolong baru. Di mana knowldge sebagai bottom line dan inovasi berada di ujung garis portal. Dalam dunia komunitas knowledge merupakan hal yang sangat vital, yang datang dari orang-orang yang hebat, orang-orang yang memiliki leadership sehingga mampu menciptakan inovasi baru. Dengan adanya portal IT Pro bisa membawa Indonesia sebagai negara terpandang di industri IT dunia. Karena bukan tidak mungkin jika dari portal ini suatu saat akan muncul inovasi-inovasi baru untuk mendukung perkembangan IT di Indonesia.
Komunitas lain yang juga termasuk cukup dikenal adalah MUGI (Microsoft User Group Indonesia) dengan alamat http://www.mugi. org. Komunitas ini sampai sekarang tetap eksis dan terus melebarkan sayapnya ke berbagai daerah dan perguruan tinggi di Indonesia. Sementara itu kelompok lain yang mengkhususnya dalam dunia desain adalah Desainer Comunity atau cebeijo ini mempunyai alamat http://cabeijo. com. Aktifitasnya tetap mengandalkan online community yang di dalamnya mengupas berbagai hal yang berhubungan dengan desain. Komuci User Group dengan alamat http://kemailomuci. net adalah komunitas fokus pada komunitas mobile dengan tujuan bisa saling berkomunikasi dan interaksi sesama manusia. Pada bidang bisnis, komunikasi juga telah menjadi tulang punggung berbagai keputusan, kebijakan, serta keberhasilan bisnis. Bersamaan dengan tumbuhnya teknologi informasi di dunia, kehidupan bergeser ke suatu konsep intelligent evironment suatu lingkungan kehidupan yang terintegrasi dengan teknologi untuk memberi suatu kehidupan yang lebih baik. Pada bidang komunikasi hal ini dapat ditelaah melalui lahirnya berbagai dukungan komunikasi yang bervariasi, sehingga melahirkan konsep multimodal communications.
Kalau Anda lebih suka memanfaatkan e-mail untuk berbagi pengalaman sesama pengguna komputer di Indonesia bisa memanfaatkan fasilitas miling list atau milist. Saat ini hampir semua komunitas memanfaatkan media ini untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Hanya saja bagi pengguna yang enggan membuka e-mail atau space e-mail-nya terbatas mungkin akan lebih baik apabila memanfaatkan media
lain seperti forum atau blog. Milinglist memang masih banyak digunakan oleh komunitas IT di Indonesia dan
masih diyakini tergolong ampuh untuk saling tukar menukar informasi. Hanya saja kalau menggunakan media ini akan membebani mailbox, apalagi apabila komunitas tersebut sudah semakin besar, maka pemanfaatan mailinglist jelas kurang efektif, terutama bagi mereka yang memanfaatkan e-mail gratisan. Semakin banyak anggota yang mendaftar atau join akan semakin banyak pula e-mail yang masuk ke dalam
mailbox kita.
Tidak sedikit komunitas IT di Indonesia yang memanfaatkan forum di yahoogroup, karena selain gratis juga diyakini pengunjungnya cukup banyak. Karena sebagian besar masyarakat masih memanfaatkan fasilitas e-mail di yahoo.com atau yahoo.co.id. Dengan adanya dalam suatu komunitas tidak hanya anggota saja yang bisa membaca, masyarakat umum pun bisa membacanya. Memang saat ini tersedia blog baik gratisan maupun membuat sendiri dengan membeli sebuah domain. Bagi komunitas yang sudah besar tentu akan membangun servernya sendiri, karena isi atau contentnya bisa disesuaikan dengan kebutuan dan perkembangan teknologi. Sebagai contoh Windows Server System Indonesia menyediakan berbagai fasilitas mulai dari blog, video, galeri, forum, e-book, artikel dan lain-lain.
Memang cukup banyak komunitas IT di Indonesia. Mungkin kalau dibandingkan dengan negara berkembang lainnya, di Indonesia komunitas IT termasuk paling banyak dan menyebar di seluruh Indonesia. Namun demikian dengan semakin berkembangnya komunitas IT diharapkan sumber daya IT Indonesia bisa diandalkan untuk mengisi pembangunan yang masih jauh membentang. Yang lebih penting lagi dalam sebuah komunitas jangan mencari kelemahan suatu produk, berbau politis, menjelek-jelekan produk tertentu, karena semua teknologi pada dasarnya untuk mensejaherakan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.
Sumber:
Tutang Pranata Komputer Madya- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
http://kompas. com/kompascetak/ read.php? cnt=.xml. 2008.04.16. 03043995& channel=2& mn=245&idx= 245
Milikilah peta hidup Selasa, 15 April 08
Posted by kamal87 in taushiyah.Tags: arah, bulanan, harian, hidup, menulis, mingguan, misi, nasehat, nasihat, peta hidup, tahunan, target, taushiyah, tujuan, tujuan hidup, tulis, visi
11 comments
- Apa tujuan hidupmu?
- Ketika mati nanti, kamu ingin menjadi seperti apa?
- bagaimana kamu ingin membangun keluarga kamu nantinya?
- apa rencana kamu setelah lulus kuliah nanti?
sudahkah semua pertanyaan-pertanyaan tersebut terjawab jelas dalam benak kamu? Apakah jika seseorang menanyakan hal tersebut pada kamu maka kamu dapat menjawabnya dengan tegas atau malah justru dengan kebingungan mengatakan “hmm…. ngapain ya???”.
Kalau kamu sudah dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan lugas, itu berarti kamu sudah memiliki gambaran akan hidupmu dimasa depan nanti. Dan itu bagus. Gambaran-gambaran tersebut akan terus membayangi pikiran kita sehingga setiap langkah gerak kita nantinya akan terarahkan pada tujuan yang ingin kita capai.
Namun bagaimana kalau kita masih bingung saat disodorkan pertanyaan tersebut? itu berarti kita belum punya visi. Kita belum punya harapan-harapan spesifik dalam diri kita. Ingin seperti apa kita nantinya? Jika hal ini dibiarakan terus, maka hidup kita akan mengalir begitu saja tanpa arah. Kita tidak akan benar-benar menemukan muara yang tepat yang kita inginkan sebagai tempat bernanung kita.
Oleh karena itu, buatlah peta hidup untuk diri kita sendiri. Peta hidup tersebut akan menuntun dan mengarahkan kita sesuai dengan tujuan yang ingin kita capai. Lalu bagaimana caranya membuat peta hidup? berikut langkah-langkahnya:
- Tentukan tujuan besar yang ingin kamu capai. Ingat, ini adalah tujuan besar! tentukan visi yang luas. Tentukan mau jadi seperti apa kamu saat kamu mati nanti.
- Setelah itu, pikirkanlah hal-hal apa saja yang harus kamu lakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
- Setelah kamu mendapatkan daftar hal-hal apa saja yang harus dikerjakan. Buatlah targetan-targetan spesifik berdasarkan daftar tadi. Buatlah targetan 20 tahun kedepan, 10 tahun, 5 tahun dan 1 tahun kedepan.
- Lanjutkan dengan membuat targetan bulanan yang akan ditransformasikan dalam kegiatan mingguan.
- Kegiatan mingguan ini akan terus dipecah menjadi kegiatan harian kita.
Jangan lupa untuk senantiasa mengevaluasi setiap targetan-targetan kita. Lakukan evaluasi tahunan, bulanan dan kalau perlu dan akalu sanggup
evaluasi harian. Istilah kerennya adlah muhasabah. Dengan perencanaan hidup yang matang seperti ini maka setiap aktivitas kita akan terarah. Tidak mengalir begitu saja mengikuti arus kebanyakan. Dengan begitu kita tidak mudah terseret dalam arus mayoritas yang lebih banyak negatifnya.
Satu hal lagi yang paling penting tentang peta hidup ini adalah jangan lupa untuk MENULISKANNYA. Tulislah dalam satu atau beberapa lembar kertas. Lalu letakkan kertas tersebut ditempat yang seirng kita lihat sehingga dengan begitu semua visi dan targetan tadi bisa lebih terinternalisasi. Ada seorang sahabat saya yang berkeras merasa bahwa dia tidak perlu menuliskan tujuan-tujuan hidupnya karena dia merasa mampu mengingat semua itu. Padahal kenyataannya, tanpa menuliskan targetan-targetan tersebut dalam kertas maka semua tujuan-tujuan tersebut akan selamanya gamang, kabur dan tidak jelas. Kita membutuhkan visi yang jelas untuk bisa mengarahkan hidup kita dengan baik.
jadi, kalau belum punya peta hidup, BUATLAH dan jangan lupa, TULISKAN!
semoga bermanfaat.
Laporan Diskusi menkominfo dengan blogger Senin, 7 April 08
Posted by kamal87 in blognews, indonesian IT development, indonesian development, web dan internet.Tags: avianto, blogger, blokir, deface, departemen, depkominfo, enemy, family, fitna, Indonesia, informasi, informatika, ISP, IT, komunikasi, konten, M Nuh, menkominfo, menteri, Muhammad Nuh, pakar, roy suryo, situs, telematika, tokoh, website, youtube
26 comments
Saya baru saja pulang dari acara diskusi sharing dan silaturahmi antara pak M Nuh (depkominfo) dengan para blogger. Pertemuan tersebut terasa sangat menarik, begitu banyak pertanyaan, kritik dan juga saran yang dilemparkan para peserta pada pihak depkominfo terkait Undang-undang yang baru saja keluar, yaitu UU ITE. Para pejabat depkominfo (pak M Nuh, pak edmon, pak basuki dan pak nurcahya (klo gak salah, agak lupa namanya)) juga menerima dengan hangat setiap pernyataan yang dikeluarkan para peserta. Intinya acara silaturahim ini berjalan dengan sangat hangat, komunikatif, aspiratif dan menyenangkan.
Disini saya ingin mengomentari beberapa pernyataan yang muncul dalam acara tersebut yang saya anggap bagus dan berbobot.
pertama
pertanyaan dari mas boy avianto. Beliau mengatakan bahwa dia merasa bangsa kita seperti bangsa yang kerdil dan tidak dewasa karena melakukan pemblokiran pada situs youtube hanya karena satu entri film berjudul “fitna” yang notabene hanya satu bagian sangat kecil dibandingkan video-video lain di youtube yang juga memiliki kebermanfaatan yang besar. Beliau melanjutkan, “daripada kita berbuat seperti itu, akan jauh lebih baik jika kita mendorong anak bangsa ini untuk membuat konten-konten positif. Contoh: alih-alih memblokir youtube mungkin lebih baik jika depkominfo mendorong masyarakat untuk membuat film anti-fitna yang lebih positif“
atas komentar tersebut, depkominfo menjawab
pak Nuh: Tentu saja kita akan mendorong peningkatan konten-konten positif di Internet, tapi itu bukan berarti kita membiarkan yang negatif toh…
pak basuki: kita ini sedang beramar ma’ruf nahi munkar. Kita dituntut untuk beramar ma’ruf dengan menyerukan masyarakat untuk membuat dan membuka konten-konten positif. Tapi diluar itu, kita tidak boleh lupa dengan nahi munkar-nya donk. Kita ber nahi munkar dengan cara memblokir situs-situs negatif seperti itu.
kedua
mas eko (bener gak sih namanya :p ). beliau adalah orang yang dijadikan kambing hitam oleh seorang “tokoh” (!pakar) telematika Indonesia sebagai dalang dibalik pen-deface-an situs depkominfo. Disana beliau mengadukan perihal penuduhan tersebut kepada depkominfo. Beliau bertanya apakah penuduhan tersebut bisa dibenarkan secara hukum? Beliau juga bahkan memutarkan rekaman wawancara sang tokoh di salah satu stasiun radio sebagi bukti pengkambinghitamannya. Pada saat mas eko ini memutarkan rekaman tersebut segenap ruangan menjadi hening dan serius. Semua orang-benar mendengarkan dengan seksama isi rekaman suara tersebut. Pada akhirnya, beliau meminta penegasan dari menkominfo mengenai posisi blogger sebagai part of the family.
jawaban pak nuh: Ternyata pak nuh agak kuper juga
beliau benar-benar baru tahu mengenai kasus blogger yang dituduh oleh seorang tokoh telematika itu dari rekaman yang diputarkan pada acara silaturahmi tersebut. Tapi, intinya pak nuh mengaskan bahwa blogger sebagai sebuah komunitas adalah part of the family, dan bukan part of the enemy. Blogger merupakan salah satu komunitas yang harus dibangun dan diberdayakan sebagai sebuah potensi bagi bangsa.
Sebenarnya masih banyak, obrolan-obrolan menarik yang diperbicangkan pada acara tersebut. Tapi karena saya sama sekali tidak mencatat akhirnya semua yang ditulis diatas hanya berdasarkan ingatan saya saja. Lagipula saya yakin diluar sana akan banyak blogger-blogger senior macem mas romi, mas harry sufehmi, mas budi putra, mas priyadi, mas riyogarta dll yang akan menuliskan review dari acara diskusi tersebut.
Satu lagi quote terakhir yang sangat saya appreciate dari Pak Nuh. Beliau mengatakan bahwa momen-momen silaturahmi seperti ini, forum-forum sharing seperti ini harus terus dihidupkan. Pak Nuh mengatakan bahwa pihaknya akan terus membuka forum-forum keterbukaan seperti itu yang akan memperluas ide pengembangan IT di Indonesia.
Semoga kedepannya IT di Indonesia bisa maju. Lebih maju daripada Malaysia, China, India bahkan amerka sekalipun. amin.
antara roy suryo, depkominfo, UU ITE dan prospek IT Indonesia Rabu, 2 April 08
Posted by kamal87 in ilmu2 IT, indonesian IT development, indonesian development.Tags: blogger, depkominfo, Elektronik, hacker, Indonesia, informasi, infrastruktur, IT, ITE, konten, M Nuh, menkominfo, muahmmad nuh, pembajakan, porn, Pornografi, roy, roy suryo, situs, suryo, teknologi, Transaksi, Transaksi elektronik, Undang Undang, UU, UU ITE, web
25 comments
mungkin sudah banyak yang tahu, beberapa waktu yang lalu situs depkominfo di-hack sama seorang hacker (yaialah, masak sama blogger
). Sang hacker yang gaka tau apakah dia juga blogger melakukan aksi deface pada situs depkominfo itu berisi ucapan selamat pada pemerintah atas disahkannya UU ITE yangbener-bener laghi heboh saat ini. Dan satu hal yang membuat aksi deface nya itu kontroversial adalah karena sang hacker memasang foto roy suryo yang lagi bergaya dengan sangat aneh (tentunya itu hasil editan potosop, bisa diliat metadatanya kan mas roy?
)
Walhasil, atas aksi hackingnya itu sang surya jadi murka. Dia menuduh bahwa pelaku aksi tersebut adlah hacker (yap, klo yg ini sudah jelas) dan blogger (lha… darimana asal usulnya nih??). Mungkin kecdepan, saran buat mas roy, coba hilangkanlah tendensi sinisme negatifnya pada para blogger. Katanya mas enda mau ngajak pak roy berdialog ya? gimana kabar terakhirnya saya belum tahu.
anyway, di postingan kali ini saya bukan mau mengulas tentang aksi sama-sama tidak dewasa dianatar semua pihak. Pada postingan kali ini saya mau membahas tentang UU ITE, dan pengaruhnya bagi perkembangan IT Indonesia dimasa depan.
Entah kenapa banyak orang yang merasa skeptis dengan diberlakukannya UU ITE ini. Padahal hukumnya sendir belum benar-benar dijalankan. Kalau saya sendiri melihat UU ITE ini akan membawa banyak dampak positif bagi perkembangan IT di Indonesia. Berikut beberapa diantaranya:
- Selama ini, banyak penyedia jasa layanan web financial yang enggan memberikan layananny di Indoensia. Kenapa? karena payung hukum di Indonesia untuk transaksi finansial melalui internet belum jelas, bahkan belum ada. Akibatnya, hacker-hacker bisa dengan mudah berkeliaran melakukan aksi perampokan dinegerinya sendiri. Alhamdulillah dengan berjalannya UU ITE. Sekarang transaksi online macam itu akan dijamin kemananannya oleh pemerintah. Dengan begitu kepercayaan penyedia jasa layanan web financial internasional akan mulai tumbuh. Mereka akan mulai masuk ke Indonesia. Paypal sudah mulai masuk. Kalau merek semua sudah masuk. Dijamin, para pengguna internet di Indonesia bisa lebih memberdayakan sumber daya informasi tak terbatas ini secara lebih positif.
- Pornografi akan diberantas. Dengan adanya pemberantasan pornografi ini. Maka konten-konten web Indonesia akan terdorong pada hal-hal yang positif. Sehingga konten web Indonesia akan penuh anfaat buat rakyatnya. Ini jelas merupakan angin segar bagi dunia internet Indonesia yang tentunya akan berimbas pula pada perkembangan IT yang lebih positif.
- Pemabajakan sudah dipastikan akan terus berkurang. Kontrolling terhadap pembajakan akan menjadi lebih besar dengan adanya UU ini. Dengan begitu tingkat pembajakan di Indonesia akan berkurang. Hal ini akan mendorong tumbuhnya industri software dalam negeri. Dan ini merupakan salah satu faktor pertumbuhan IT yang positif.
- Pembangunan infrastruktur IT saat ini sudah benar-benar digencarkan oelh pemerintah terutama depkominfo. Bahkan pak nuh sudah mengatakan bahwa beliau akan membawa internet sampai ke pelosok desa. Infrastruktur IT merupaakan salah satu masalah utama kenapa IT di Indonesia sulit berkemabng. Dengan adanya diversifikasi infrstruktur secara massif seperti ini. Maka IT di Indonesia akan bisa maju terus.
4 point diatas sudah cukup untuk memberikan gambaran akan cerahnya prospek IT Indonesia dimasa mendatang. Saya sangat yakin suatu saat nanti Indonesia mampu emnjadi negara yang menguasai teknologi IT. Saya sangat yakin Indonesia mampu seperti malaysia, Cina dan India yang melakukan percepatan besar-besaran pada penguasaan teknologi. Mari kita sama-sama optimis akan perkembangan IT di Indonesia. Untuk Indonesia yang lebih maju, lebih hi-tech, lebih berdaya.
bagaimana seharusnya muslim menyikapi film fitna Senin, 31 Maret 08
Posted by kamal87 in islam, opini, taushiyah.Tags: Allah, belanda, besar, damai, film, fitna, fitna the movie, FPI, geert, geert wilders, internet, islam, islami, islamic, kedubes, kedutaan, kedutaan besar, kekerasan, movie, muhammad, perdamaian, rasulullah, SAW, syariat, toleransi, wilders
72 comments
Apa itu film fitna? koq akhir-akhir ini jadi heboh ya… Film fitna adalah film buatan seorang anggota parlemen belanda yang isinya menghujat umat muslim. Film itu benar-benar secara tidak adil mencitrakan islam sebagai agama teroris. Kalau mau lihat filmnya silahkan cari sendiri di belantara internet sudah banyak yang meng-uploadnya koq. FYI, mayoritas masyarakat dunia baik timur maupun barat setuju bahwa film ini film yang buruk. Film yang hanya menimbulkan kebencian. Tidak menunjukkan indahnya toleransi antar umat beragama. PM belanda sendiri mengecam perilaku geert wilders sang pembuat film ini. PBB juga sudah mengecam.
Pada tulisan kali ini saya ingin menunjukkan pendapat saya tentang bagaimana seharusnya kita sebagai muslim dapat menyikapi film tersebut. Ada satu berita yang ingin saya soroti di detikcom. berikut beritanya: dihujani FPI Telur, kedubes belanda bau amis. Berdasarkan berita tersebut, lagi-lagi saudara kita sesama muslim di FPI melakukn tindak anarki, tindakan yang justru mempermalukan umat islam. Tindakan tersebut sangat jauh dari tindakan yang penuh izzah. Tindakan yang menunjukkan kebesaran islam sebagai sebuah jalan hidup.
Bukan seperti itu seharusnya kita bersikap. Tentu kita umat muslim harusnya marah dengan penayangan film tersebut. Kita harus kecam sang pembuat film tersebut. Tapi apakah pengecaman itu harus dilakukan dengan cara yang tidak ahsan, tidak santun. Bahkan Allah tetap mengingatkan nabi musa untuk mendakwahi firaun secara lembut. Tidak dengan kekerasan. Lagi pula, pemerintah belanda sendiri secara resmi sudah mengeluarkan pernyataan kecamannya terhadap sang pembuat film. Jadi, tindakan FPI melempari kedubes belanda dengan telur sama sekali TIDAK BISA diterima!! (apalgi harga telur kan mahal, amsak dibuang unt hal yg seperti itu).
Untuk saudara-saudaraku di FPI, bertobatlah! sadarilah bahwa antum telah berlaku dzalim. Dzhalim pada kedubes dan pemerintah belanda. dzalim pada umat islam yang lain karena dengan aksi antum maka citra umat muslim benar-benar dianggap sebagai agama yang penuh denagn kekerasan. Dan kalian juga dzhalim pada diri sendiri karena telah melanggar syariat Allah dan membuang-buang telur tersebut (yang tentunya ada harganya) untuk keperluan yang seperti itu.
Lalu bagaimana seharusnya kita sebagai umat muslim menyikapi film ini? pertama, rasa amarah, kekesalan dan sebagainya itu adalah sesuatu yang wajar ada. Langkah selanjutnya, kita tidak boleh mengalirkan perasaan tersebut pada tindak-tindak anarkis. Kita harus mengalirkan amarah tersebut untuk tindakan yang diplomatif. Akan lebih baik jika kita secara santun dan tegas meminta pemerintah belanda dan seluruh dunia untuk mengecam film tersebut. Selanjutnya, kita harus secara berkesinambungan menunjukkan citra islam sebagai agama yang benar-benar rahmatan lil alamin. Tunjukkan hal itu dalam akhlak keseharian kita. Tunjukkan hal tersebut dalam sikap politis kita. Tunjukkan hal tersebut dengna ketulusan karena mengahrapkan ridho Allah SWT.
Islam bukanlah agama kekerasan. Islam adalah agama yang penuh kedamaian. Kalaupun dikatakan bahwa kita akan menguasai dunia. Ya, tapi tidak dengan cara memusnahkan umat-umat yang lain melainkan dengan cara mengayomi umat tersebut dalam naungan islam supaya seluruh bumi mencapai kemakuran yang hakiki. Allah hanya memperkenankan kekerasan manakala kita terlebih dahulu yang diserang. Itupun kita masih dilarang oleh Allah untuk membalasnya secara berlebihan. Kita punya hak untuk membalasnya naum tetap secara proporsional. Diluar itu, Allah tetap mengatakan bahwa bersabar itu lebih baik bagi kita. Mari kita contoh perilaku rasulullah yang senantiasa bersabar manakala dirinya dihina, diintimidasi, diancam, dilempari kotoran dsb. Mari kita tunjukkan bahwa islam memang benar-benar agama rahmatan lil alamin.
rekaman wawancara UU ITE di persprektif Wimar Jumat, 28 Maret 08
Posted by kamal87 in indonesian IT development, opini, web dan internet.Tags: acara, antv, bikini, blog, bokep, budi raharjo, cekal, censorship, culas, depkominfo, dicekal, download, Elektronik, guritno, informasi, internet, IT, ITE, kebijakan, kesadaran, M Nuh, monkominfo, net, pemerintah, pesimis, porn, porno, Pornografi, sex, skeptis, Suharto, telanjang, televisi, thong, Transaksi, Undang Undang, UU, UU ITE, web, webcam, wimar, wimar witoelar, wulan, wulan goeritno
24 comments
Ini rekaman notulensi dari talk show perspektif wimar yang tayang beberapa waktu lalu. Saya dapet rekaman audionya dari mas thomas. Saking gondoknya dengan pendapat-pedanapat wimar dan wulan, saya pengen banget ngomentarin diskusi ini kalimat per kalimat. Akhirnya jadilah postingan berikut ini. Oiya… tidak seperti biasanya, kali ini saya akan agak kasar pada pihak-pihak tertentu. Gak takut dicekal UU ITE? Pak Nuh sendiri yang bilang hal-hal seperti ini akan tetap dijamin.
Oiya… notulensi yang saya tulis disini saya jamin benar-benar 100% murni tanpa editan makna sama sekali. Paling kalimatnya saya ubah-ubah dikit supaya enak buat dibaca dan gak ngebingungin.


